Tim Gabungan Tekab 308 Polres Tanggamus Tangkap Pembobol Asrama Mahasiswa

Redaksi

Selasa, 25 Juni 2019 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Tim Gabungan Tekab 308 Polres Tanggamus dan Polsek Pringsewu Kota berhasil menangkap seorang tersangka pembobol Asrama salah satu mahasiswa Akbid Alifa Pringsewu.

Tersangka bernama Wawan Hermawan alias Wawan alias Pacol Goang warga Lingkungan 1 Kelurahan Pringsewu Utara Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu.

Dari tangan pria 42 tahun yang berprofesi sebagai sopir tersebut, turut diamankan sebuah linggis ukuran sekira 50 cm, 1 unit handphone Nokia Type 130 berikut kotaknya, 3 helai pakain dan 1 powerbank merk Samsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari penangkapan tersangka, terungkap dua kejahatan lain yang dilakukannya yakni pada Januari 2019 di Sekolah SMK Karya Bhakti Pringsewu dengan barang bukti berupa palu, sebilah pisau, 1 buah kain penutup wajah (Sebo), 1 helai celana pendek Levis warna biru dan 1 helai singlet warna putih.

Kemudian di Asrama Akbid Alifa Sidoharjo pada waktu yang berbeda tepatnya tanggal Mei 2019 saat itu tersangka berhasil mencuri 1 unit mesin alat pemotong rumput warna orange merk STHIL dan uang tunai sebesar Rp3 Juta. Petugas juga berhasil mengamankan 1 unit mesin alat pemotong rumput merk STHIL.

Baca Juga  Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM. Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas, SH mengungkapkan, tersangka ditangkap berdasarkan laporan korban Ryen Nawang Octis Mabellanti (23) salah satu penghuni Asrama beralamat Pekon Gisting Atas Kecamatan Gisting, Tanggamus tanggal 19 April 2019.

\”Berdasarkan penyelidikan tersebut, tim gabungan berhasil menangkap tersangka saat berada di rumahnya, kemarin Senin (24/6/19) pukul 16.30 Wib,\” ungkap AKP Edi Qorinas dalam keterangannya, Selasa (25/6) pagi.

AKP Edi Qorinas menjelaskan, modus operandi tersangka melakukan kejahatan tersebut pada Jumat (19/4) pukul 21.00 Wib dengan masuk ke dalam komplek Asrama Kampus Akbid Alifa dengan cara memanjat pagar asrama yang diteralis, kemudian pelaku masuk ke dalam kamar asrama dengan mencongkel pintu menggunakan sebuah linggis kemudian masuk ke dalam asrama dan mengambil barang-barang milik korban.

Baca Juga  300 Industri Genteng Terancam Tutup, Kapolres Pringsewu Ambil Diskresi Bantu Pengrajin

\”Saat kejadian, pada saat itu asrama sedang dalam keadaan kosong karena korban sedang berlibur,\” jelasnya.

Lanjutnya, barang-barang berharga milik korban yang diambil tersangka berupa 1 unit HP merk Nokia tipe 130 warna merah, 1 unit Laptop merk Asus warna hitam, 1 unit laptop merk Toshiba warna Putih, 1 unit Notebook merk Accer warna biru , 1 buah celengan berisi uang tunai sekira Rp900 ribu dan 1 powerbank merk Samsung warna hitam.

\”Dalam pengungkapan laporan tanggal 19 April 2019 tersebut, berhasil diamankan 2 barang bukti. Sementara Laptop dan Notebook yang telah dijual tersangka masih dalam pencarian dan ditetapkan DPB,\” terangnya.

Atas kejahatannya tersebut, tersangka akan di jerat 3 perkara berbeda sesuai masing-masing laporan yang telah masuk ke Polsek Pringsewu Kota.

Baca Juga  Empat Pelaku Curanmor Beraksi di Pringsewu, Dua Kabur

\”Sementara, dalam perkara tersebut masing-masing kasus Curat tersangka dapat terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara,\” katanya.

Tersangka dalam keterangannya mengakui semua perbuatannya melakukan pencurian selalu seorang diri, sejak Januari hingga April 2019 di 3 TKP meliputi 2 asrama Akbid Alifa dan SMK Karya Bhakti.

Ia juga mengaku 3 laptop hasil kejahatannya telah dijual, dimana hasil penjualan mendapatkan Rp2 juta ditambah uang tunai yang dicuri tersebut sebanyak Rp2 juta telah habis dipergunakan untuk kebutuhan sehari-harinya.

Setelah ditangkap, pria yang sehari-hari sopir truck colt diesel itu mengaku menyesal dan akan mempertanggungjawankan perbuatannya dihadapan hukum.

\”Sejak Januari 2019, sudah 3 kali pak. Hasilnya dapet 4 jutaan, uangnya sudah habis di pakai sehari-hari. Sekarang saya menyesal,\” ucap pria dua anak tersebut. (Darma)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan Sicantiks
Pemkab Pringsewu Dukung Ranperda Fasilitasi Pesantren
Empat Pelaku Curanmor Beraksi di Pringsewu, Dua Kabur
Dari Kondusif hingga Chaos, Ini Skenario Latihan Pengamanan Polres Pringsewu
PWI Pringsewu Pererat Solidaritas Lewat Halalbihalal Idulfitri 1447 H
Bupati Pringsewu Tekankan Semangat Pendiri Sebagai Motor Pembangunan Daerah
Upacara HUT ke-17, Pringsewu Teguhkan Komitmen Menuju Daerah Makmur
Kejari Pringsewu Eksekusi Uang Pengganti Korupsi Rp1,8 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:23 WIB

Rolling 51 Kepsek SMA-SMK di Lampung, Disdikbud Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan

Selasa, 14 April 2026 - 12:35 WIB

Wagub Lampung Dampingi Wamenkes Tinjau Puskesmas, Perkuat Penanganan TBC

Senin, 13 April 2026 - 15:35 WIB

DPRD Lampung Dalami Dugaan Kelalaian RSIA Puri Betik Hati

Senin, 13 April 2026 - 15:25 WIB

DPRD Lampung Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Ketua DPRD Lampung Tekankan Kualitas Proyek Jalan Jabung–Labuhan Maringgai

Jumat, 10 April 2026 - 21:49 WIB

Direktur BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RSUD Abdul Moeloek

Jumat, 10 April 2026 - 14:01 WIB

Pemprov Lampung dan KLH Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu

Kamis, 9 April 2026 - 18:05 WIB

Kunjungan Wisata di Lampung Meningkat Pasca Lebaran 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Dukung Ranperda Fasilitasi Pesantren

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:42 WIB

Pesawaran

BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026

Selasa, 14 Apr 2026 - 18:14 WIB