\’Telanjangi\’ Aktivis Selfie, Klasika Bahas Filsafat Gerakan

Redaksi

Kamis, 4 Oktober 2018 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Kelompok Studi Kader (Klasika) pada Kamis (4/10) malam ini akan menggelar dialog publik dengan mendatangkan pemateri nasional. Kegiatan ini rencananya akan dimulai setelah ba\’da isya dan di narasumberi oleh Dr Abdur Rozaki (sosiolig sekaligus dosen di Universitas Islam Negeri Yogyakarta).

Dalam kesempatan tersebut, Klasika mengundang masyarakat secara umum untuk menghadiri dialog yang membahas tentang filsafat gerakan di Rumah Idiologi Klasika, yang terletak di Jalan Pembangunan A5, Sukarame.

Menurut Founder Klasika, Chepry Chaeruman Hutabarat, mengatakan bahwa materi ini akan membahas seluruh lini kehidupan yang kini menjadi bias.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, agama tak lagi menjadi basis perubahan individu dan sosial. \”Begitupun dengan hukum, seperti yang sama-sama kita lihat, sangat tak bisa diandalkan,\” ujar Che-sapaan akrab-Chepry saat dihubungi pada Kamis (4/10) siang.

Ia juga mengatakan, pendidikan hari ini semata-mata hanya menciptakan para pekerja yang sejak awal sudah diasingkan dalam kehidupa yang sebenarnya.

\”Begitupun dunia gerakan  Hari ini gerakan tak lebih menjadi euforia sesaat, para aktivis cukup puas dengan hanya menggelar agenda-agenda seremonial. Mahasiswa aktivis tak lagi menganggap penting membaca sebagai bagian integral kehidupannya. Karena kapitalisme via media sosial sudah menyiapkan saluran-saluran, guna menampung hasrat untuk diakui para aktivis-aktivis genit.Cukup dengan berselfie sambil memegang buku, maka jadi aktivis gerakan lah anda, simple dan banal sekali bukan,\” tutur Che.

Ia pun menghimbau agar para aktivis bersungguh-sungguh memaknai ulang secara ontologis hakikat manusia. \”Hakikat aktivis terlebih dengan label agen perubahan yang melekat di dirinya,\” pungkasnya.(Agis)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB