Dies Natalis Ke-6, Itera Resmikan PLTS Terbesar di Indonesia dan Smart BRT Kampus

Redaksi

Selasa, 6 Oktober 2020 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof Ir Ofyar Z Tamin MSc PhD menyampaikan kata sambutan dalam acara Dies Natalis Ke-6 Tahun 2020, Selasa (6/10). Foto: Netizenku.com

Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof Ir Ofyar Z Tamin MSc PhD menyampaikan kata sambutan dalam acara Dies Natalis Ke-6 Tahun 2020, Selasa (6/10). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Memperingati Dies Natalis Ke-6 Institut Teknologi Sumatera (Itera) menggaungkan semangat kepeloporan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) untuk Sumatera dan nasional.

Dalam sidang terbuka Dies Natalis Ke-6 Itera, Selasa (6/10), yang dilaksanakan secara dalam jaringan, Rektor Itera Prof Ir Ofyar Z Tamin MSc PhD meresmikan Laboratorium Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 1 MWp yang menjadi laboratorium PLTS terbesar di Indonesia.

Selain itu juga dilakukan soft launching PLTS 1 MWp ITERA yang dibangun di atas lahan seluas 1 hektar di Kampus Itera, serta peresmian pengoperasionalan 10 Smart Bus Rapid Transit (BRT) Itera bantuan Kementerian Perhubungan RI yang menjadi pilot project bus kampus nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sidang Dies Natalis Ke-6 Itera juga diisi orasi ilmiah oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI  Ir AA Lanyalla Mahmud Mattalitti yang bertema Iptek Sebagai Pendorong Pembangunan Ekonomi Indonesia.

Dalam pidatonya Rektor Itera Prof Ofyar menyampaikan, pendirian Itera tidak lepas dari kebutuhan tenaga engineer berkualitas di Indonesia yang selama ini hanya dihasilkan oleh institut teknologi yang ada di Pulau Jawa yaitu ITB dan ITS.

Untuk itu Itera dengan dibina langsung oleh ITB berusaha untuk dapat menghasilkan SDM mumpuni di bidang sains dan teknologi untuk memenuhi kebutuhan Sumatera. Untuk mendukung hal tersebut, Itera saat ini telah memiliki 14 pusat riset dan inovasi di bidang Iptek.

Mulai dari Pusat Riset dan Inovasi Perkeretaapian, Pusat Riset dan Inovasi Mitigasi Bencana dan Deteksi Dini Kebakaran Hutan, Pusat Riset dan Inovasi Big Data, hingga Pusat Riset dan Inovasi Kecerdasan Buatan.

Selain membangun berbagai infrastruktur serta pusat riset dan inovasi tersebut, saat ini Itera bekerjasama dengan PT Wijaya Karya Energi (Persero) Tbk, dan PT Surya Utama Nuansa (SUN) sedang membangun PLTS berkapasitas 1 (satu) Mega-watt peak (MWp) dibangun di atas lahan seluas 1 Hektar di Kampus Itera.

Dengan dibangunnya PLTS tersebut, Itera secara bertahap menjadi kampus pertama di Indonesia yang seluruh kebutuhan listriknya, dipasok dari PLTS mandiri.

“PLTS Itera juga menjadi Laboratorium PLTS terbesar yang tidak hanya akan dimanfaatkan oleh mahasiswa dan dosen Itera dalam melakukan riset energi terbarukan, tetapi juga terbuka untuk riset mahasiswa dan dosen perguruan tinggi lain di Indonesia, hingga para profesional,” ujar Prof Ofyar.

Selain itu, dia juga menyampaikan saat ini Itera resmi mengoperasionalkan 10 Smart BRT Itera bantuan Kemenhub RI.

Smart BRT Itera menjadi moda transportasi publik yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan sivitas akademika Itera dan masyarakat luas.

Dalam pengembangannya Smart BRT Itera juga akan memanfaatkan teknologi seperti memanfaatkan GPS System dan pembayaran secara digital.

Rektor menyampaikan, saat ini ITERA telah memiliki 12.579 mahasiswa aktif dan direncanakan akan meningkat menjadi 18.205 pada tahun 2022, dan menjadi 64.035 ribu mahasiswa pada tahun 2039.

Meski masih berusia sangat muda yaitu 6 tahun, Itera memiliki semangat dan komitmen yang kuat pada pengembangan kepeloporan dalam bidang sains dan teknologi.

\”Hal itu kami buktikan dengan pendirian beberapa program studi baru yang pertama di Sumatera dan Indonesia, sebagai bentuk respon kebutuhan akan SDM ahli di bidang tersebut,\” ujar Prof Ofyar.

Prodi tersebut di antaranya Prodi Sains Data pertama di Sumatera, Prodi Teknik Perkeretaapian pertama di Indonesia. Serta Itera tengah mengajukan pendirian 6 Prodi Baru yang sifatnya kepeloporan di Indonesia yaitu S1 Teknik Instrumentasi dan Kontrol, S1 Teknik Penyediaan dan Tata Kelola Air, S1 Teknik Industri Kepariwisataan, S1 Teknik Produksi dan Industri Migas, S1 Teknologi Kosmetik, dan S1 Ilmu dan Teknologi Keolahragaan. (Josua)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:23 WIB

Rolling 51 Kepsek SMA-SMK di Lampung, Disdikbud Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan

Selasa, 14 April 2026 - 12:35 WIB

Wagub Lampung Dampingi Wamenkes Tinjau Puskesmas, Perkuat Penanganan TBC

Senin, 13 April 2026 - 15:35 WIB

DPRD Lampung Dalami Dugaan Kelalaian RSIA Puri Betik Hati

Senin, 13 April 2026 - 15:25 WIB

DPRD Lampung Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Ketua DPRD Lampung Tekankan Kualitas Proyek Jalan Jabung–Labuhan Maringgai

Jumat, 10 April 2026 - 21:49 WIB

Direktur BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RSUD Abdul Moeloek

Jumat, 10 April 2026 - 14:01 WIB

Pemprov Lampung dan KLH Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu

Kamis, 9 April 2026 - 18:05 WIB

Kunjungan Wisata di Lampung Meningkat Pasca Lebaran 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Dukung Ranperda Fasilitasi Pesantren

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:42 WIB

Pesawaran

BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026

Selasa, 14 Apr 2026 - 18:14 WIB