Tekan Inflasi, Pemkab Tanggamus akan Gelar Pasar Murah Lima Titik

Leni Marlina

Selasa, 4 Maret 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) secara hybrid di ruang rapat wakil Bupati Tanggamus, Selasa (4/3/2025). (Rapik/Nk)

Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) secara hybrid di ruang rapat wakil Bupati Tanggamus, Selasa (4/3/2025). (Rapik/Nk)

Tanggamus (Netizenku.com): Demi mengantisipasi terus melonjaknya harga sembilan bahan pokok (Sembako) selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Tanggamus berencana menggelar pasar murah.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, mengatakan gelaran operasi pasar murah rencananya bakal diselenggarakan sebanyak lima kali selama bulan suci Ramadan.

“InsyaAllah, operasi pasar murahnya akan kita laksanakan pada tanggal 11,12,18,19 dan 20 Maret 2025 di 5 titik lokasi dalam rangka mengendalikan inflasi,” kata HW Mega.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Mega, dalam gelaran operasi pasar Ramadan, Pemkab Tanggamus akan menyediakan barang kebutuhan pokok dengan harga yang relatif lebih murah dari harga pasar pada umumnya. Namun, untuk jenis barang yang akan dijual masih bersifat tentatif atau belum pasti.

“Jadi sebelum kita laksanakan operasi pasar terlebih dahulu kita akan melihat kondisi harga pasar. Apa saja harga barang yang berpotensi melonjak, maka kita akan jual barang tersebut. Supaya dapat menekan angka inflasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tanggamus telah melakukan monitoring harga kebutuhan pokok jelang ramadhan dan Idul Fitri 2025 di empat lokasi pasar di Kabupaten Tanggamus yakni Pasar Gisting, Talang Padang, Kotaagung dan Wonosobo.

Tim monitoring harga kebutuhan pokok melibatkan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Dinas Kesehatan, Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Kesehatan, Kejari, TNI, Polri serta camat.

Kepala Diskoperindag Tanggamus, Retno Noviana Damayanti mengatakan berdasarkan hasil monitoring didapati sejumlah harga komoditi seperti telur, bawang merah, bawang putih cabai dan minyak goreng mengalami kenaikan kendati tidak signifikan.

“Menjelang Ramadhan harga seperti bawang merah, cabai dan telur naik, kendati tidak signifikan kenaikan harganya yakni Rp 1000 sampai Rp 2 ribu, untuk stok bahan pokok relatif aman,” kata Retno.

Untuk komoditi minyak goreng lanjut Retno, juga mengalami kenaikan harga. Ia menyebut, harga minyak goreng merek Minyakita, tembus di harga Rp. 17-18 ribu per liter. Harga ini melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700.

“Pedagang menjual diatas harga HET, lantaran mereka membeli minyak tidak melalui agen sehingga harga jual juga naik. Sudah kita sampaikan agar supaya membeli melalui agen sehingga harganya juga normal,” ucap Retno. (Rapik)

Berita Terkait

Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan
Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium
Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki
RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan
DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer
PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri
Tanggamus Raih WTP Kedua Berturut-turut, Bupati Dorong Transparansi APBD

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB