Status Bandara Raden Inten Jadi Bandara Internasional, Legacy Ridho-Bahtiar

Redaksi

Jumat, 11 Januari 2019 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Bandara Radin Inten II akhirnya mendapatkan status sebagai bandara internasional. Sejak 18 Desember 2018, Kementerian Perhubungan menetapkan status tersebut melalui Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor: KP 2044 Tahun 2018.

Bagi masyarakat Lampung, naiknya status ini tercatat sejarah sebagai legacy atau peninggalan pemerintah Ridho-Bachtiar. Betapa tidak. Perjuangan untuk meraih status itu berlangsung cukup panjang. Bahkan, Pemprov Lampung mengeluarkan anggaran APBD lebih dari Rp400 miliar. Selain perjuangan lainnya. Kini, dengan status tersebut, selajutnya apa yang harus dilakukan? What next?

Publik Lampung mencatat apa yang diungkapkan Gubernur tahun 2016 silam, ketika geliat pembangunan Bandara Radin Inten II dilakukan secara gencar. Saat itu, Gubernur berkata pembangunan Bandara harus memiliki imbas ke masyarakat. Artinya, pembangunan Bandara harus juga dinikmati masyarakat, termasuk petani, yang menjadi profesi mayoritas masyarakat Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Saya sangat bahagia jika bertemu dengan petani Lampung, naik pesawat ke Singapura dan mengatakan panennya berlimpah. Makanya mereka bisa naik pesawat dan memanfaatkan Bandara,\” ujar Gubernur saat itu.

Harapan Gubernur agar keberadaan Bandara menjadi kebanggaan dan milik masyarakat Lampung bukan isapan jempol. Gubernur secara konsisten terus mengembangkan sektor pertanian dari berbagai aspek.

Selain pertanian, harapan besar tertuju di Sektor pariwisata. “Provinsi Lampung akan semakin terkoneksi secara luas dan iklim investasi di Provinsi Lampung akan semakin baik. Peningkatan status Bandara Radin Inten II ini juga menjadi langkah awal dalam mewujudkan Embarkasi Haji,” ujar Ridho, saat Radin Inten II menjadi Bandara Internasional.

Sebagai bandara internasional tentu banyak multiplier effect yang terjadi. Tidak saja akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung, tapi juga peradaban masyarakatnya. Salah satunya kemampuan untuk menjadi masyarakat yang mampu mengantisipasi tantangan kemajuan. Sebab, bukan tidak mungkin sebagai bandara internasional hubungan masyarakat Lampung dengan dunia luar (internasional) akan makin terbuka.

Gubernur Ridho dalam berbagai kesempatan selalu menekankan agar masyarakat siap dengan berbagai kemajuan, tak terkecuali terkait menjadi masyarakat yang memiliki pola pikir (mindset) yang maju. (rls)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 23:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Sosialisasi Larangan Medsos untuk Anak

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:26 WIB

Pemprov Lampung Siap Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Lampung Barat

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:58 WIB

Pemprov Lampung Imbau Warga Cek Izin Edar dan Kedaluwarsa Pangan

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:42 WIB

Distribusi dan Sertifikasi Jadi Tantangan Dapur MBG Lampung

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:25 WIB

Pemprov Lampung Tetapkan Dewan Pendidikan 2025–2030

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:13 WIB

Pemprov Lampung Gelar Pasar Murah Ramadan di Pringsewu

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:01 WIB

Mirzani dan Forkopimda Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Lampung

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:34 WIB

Pemprov Lampung Salurkan Ratusan Paket Sembako di Bulan Ramadan

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Dorong Sosialisasi Larangan Medsos untuk Anak

Senin, 9 Mar 2026 - 23:00 WIB