Staf Ahli Gubernur Hadiri Pembukaan Krui Pro di Pesibar

Redaksi

Senin, 29 April 2019 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar), melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), kembali menggelar pelaksanaan Krui Pro 2019 Surfing Competition QS3000 Men\’s dan Women\’s QS1000, Senin (29/4) hingga Sabtu (4/5).

Kegiatan Krui Pro 2019 Surfing Competition dibuka langsung oleh Bupati Pesibar, Agus Istiqlal, dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Erlina, Ketua TP-PKK Pesibar, Septi Istiqlal, Pj. Sekkab Pesibar, N. Lingga Kusuma, Ketua Dharma Wanita, Farida Meladia Lingga.

Turut hadir juga Staf Ahli Gubernur Lampung, Theresia Sormin, Menteri Pariwisata (Menpar) melalui Ketua TPP Wisata Bahari, Dwisuryo Indroyono, para kepala OPD, BUMN dan BUMD Pesibar, para turis asing peserta surfing competition, dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam laporannya, Kepala Dispora, Ruslan Samad, menjelaskan gelaran Krui Pro 2019 Surfing Competition QS3000 Men\’s dan Women\’s QS1000 diikuti oleh 103 peserta pria dan 30 peserta wanita dari 24 negara termasuk Indonesia.

Sementara Bupati Pesibar, Agus Istiqlal, mengawali sambutannya atas nama masyarakat Pesibar, pihaknya menyampaikan rasa bangga, atas terlaksananya kejuaraan Surfing I

nternasional Krui Pro Tahun 2019 telah tercatat dalam 100 calender of event Kemenpar.

Hal tersebut membuktikan bahwa Pesibar layak dijadikan tempat sebagai kejuaraan surfing pada event-event internasional yang lebih bergengsi.

\”Karenanya di Tahun 2019 Pemkab Pesibar kembali menggelar kejuaraan surfing internasional Krui Pro 2019 WSL QS3000 Men\’s dan QS1000 Women’s yang telah mengalami peningkatan level dari kejuaraan pada tahun–tahun sebelumnya,\” ungkap Agus.

Menurutnya, lokasi pelaksanaan kembali digelar di Pantai Tanjung Setia Kecamatan Pesisir Selatan. \”Mengingat kawasan Pantai Tanjungsetia ini sudah terkenal dengan keindahan ombaknya sampai ke mancanegara,\” lanjutnya.

Dalam momen tersebut, Agus juga menyampaikan, dalam kurun waktu satu tahun Pesibar, dikunjungi oleh wisatawan mancanegara (wisman) hingga angka rata-rata 15000 wisman.

\”Tujuannya tidak lain untuk bermain surfing dengan meniti gulungan ombak yang sangat tinggi disepanjang garis pantai Pesibar,\” jelasnya.

Dilanjutkannya, Krui Pro 2019 merupakan kejuaraan resmi yang telah diakui dunia, dengan diikuti para pesurfer dari 23 negara.

\”Sedangkan panitia penyelenggara kejuaraan surfing ini merupakan tim kepanitiaan yang profesional serta telah memiliki sertifikasi bertaraf internasional,\” papar Agus.

Karenanya kejuaraan surfing sangat wajar jika ditetapkan sebagai kompetisi internasional yang sangat bergengsi.

Lebih jauh, Agus menegaskan kejuaraan surfing internasional yang dilaksanakan untuk ketiga kalinya itu, sangat perlu memperoleh perhatian khusus dari semua pihak.

\”Bagaimana tidak, meski pelaksanaan kegiatan ini masih dilaksanakan dengan fasilitas yang masih kurang memadai, akan tetapi telah mewakili negara Indonesia sebagai penyelenggara event yang diakui dunia Internasional,\” jelas Agus.

Atas nama Pemkab Pesibar, Ia mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kemenpar, Pemprov Lampung, PSOI, ASC, WSL beserta para sponsor yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Krui Pro 2019.

\”Kami berharap pelaksanaan Krui Pro tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan akan menghasilkan kesan serta kenangan yang tak terlupakan oleh para peserta asal mancanegara, sehingga akan selalu merasa rindu untuk hadir kembali disini, karena teringat akan keindahan ombak disepanjang pantai kabupaten Pesisir Barat,\” pungkasnya.

Pembukaan Krui Pro 2019 ditandai dengan pemukulan gong yang dilakukan langsung oleh Ketua TPP Wisata Bahari, Dwisuryo Indroyono, didampingi Bupati, dan Staf Ahli Gubernur Lampung. (Gus)

Berita Terkait

Labuhan Jukung di Era Perubahan: Masuk Bayar, Parkir Bayar, Bersihnya Entah di Mana
Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?
Bumi Lebu Bercerita, Warga Bercanda, Begitulah Ngejalang Fest 2025 Adanya
Ngejalang Fest 2025, Bumi Lebu Pesisir Barat Siap Menyala!
Ngejalang Fest Bumi Lebu: Desa Mini, Budaya Maksimal dan Drama Pantun Tanumbang
Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Resmi Beroperasi di Pesisir Barat
Keluarga Karya Kartadilaga Pulang Kampung ke Pulau Pisang
Tingkatkan Aksesibilitas Warga, Satgas TMMD Pasang Gorong-Gorong

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bidik PNBP Kehutanan, Pemprov Lampung Gandeng BPHL VI Bentuk Tim Khusus

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:18 WIB

Antrean Solar Mengular Hari Demi Hari, Budiman As Tuntut Penjelasan Pertamina

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Kemendagri Dukung Pengembangan Mocaf di Pringsewu

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:37 WIB