Siswa Terdampak Covid-19 Boleh Daftar PPDB Pakai Surat Domisili

Redaksi

Senin, 14 Juni 2021 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Panitia PPDB SMA Negeri 9 Kota Bandarlampung, Indra Suciani, saat ditemui di SMA Negeri 9, Senin (14/6). Foto: Netizenku.com

Wakil Ketua Panitia PPDB SMA Negeri 9 Kota Bandarlampung, Indra Suciani, saat ditemui di SMA Negeri 9, Senin (14/6). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Siswa yang terdampak pandemi Covid-19 boleh menggunakan Surat Keterangan Domisili (SKD) untuk keperluan mendaftar ke jenjang SMA/SMK melalui Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online atau offline.

Wakil Ketua Panitia PPDB SMA Negeri 9 Kota Bandarlampung, Indra Suciani, mengatakan hal itu sesuai dengan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 16 Tahun 2021 tentang PPDB yang kemudian dijabarkan kembali dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung Nomor: 800/1170/V.01/DP.2/2021 tentang Petunjuk Teknis Pada PPDB SMA dan SMK di Provinsi Lampung.

“Di situ dijelaskan, pada tahun ini agar tidak terulang seperti pada tahun lalu, pendaftar yang bisa menggunakan Surat Keterangan Domisili adalah pendaftar yang terdampak bencana alam atau bencana sosial,” kata Suciani saat ditemui, Senin (14/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, SKD di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini bisa digunakan karena pemerintah pusat juga telah menetapkan penyebaran Covid-19 sebagai bencana nasional non alam sesuai Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai Bencana Nasional.

“Misalnya, orang tuanya meninggal karena Covid-19 lalu harus pindah rumah atau kontrak, dan Kartu Keluarga tidak sesuai domisili lagi, maka sepanjang keterangan terdampak bencana tadi menjadi penyebab dia memakai Surat Keterangan Domisili maka secara aturan memang ya (boleh),” ujar dia. (Josua)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:14 WIB

DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah

Selasa, 15 September 2026 - 15:34 WIB

Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi

Senin, 14 September 2026 - 19:47 WIB

Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen

Senin, 14 September 2026 - 14:39 WIB

Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi

Sabtu, 12 September 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 18:53 WIB

98 Kepala Sekolah di Lampung Resmi Dilantik, Sejumlah Jabatan Dirotasi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Panen Raya Corporate Farming di Pekon Pujodadi

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:18 WIB