Sikapi Kelangkaan Minyak Goreng, Komisi 2 DPRD Pringsewu Gelar Hearing

Redaksi

Rabu, 16 Februari 2022 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): DPRD Kabupaten Pringsewu gelar hearing terkait lanjutan sidak komisi 2, bersama pemerintah kabupaten tentang kelangkaan minyak goreng yang dijual di pasar, mini market, maupun super store, di Ruang Rapat DPRD setempat, Rabu (16/02).

Dalam hearing tersebut Ketua Komisi 2, Maulana, mengatakan sudah beberapa hari ini pihaknya bersama Pol PP sidak ke Pasar Sari Nongko, mini market dan store.

Ia menambahkan tujuan sidak berdasarkan adanya laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi kelangkaan minyak goreng. Meski tersedia namun dijual dengan harga mahal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutnya pada saat sidak ke beberapa mini market Alfamart tidak ditemukan minyak goreng baik di pajangan maupun di gudang sedikit pun, sedangkan untuk Indomart ada sedikit temuan di pajangan tidak ada minyak goreng, di gudang juga tidak ada, tetapi di tempat lain ada simpanan minyak goreng yang di tutupi dengan dus dan ada juga beberapa liter minyak goreng yang tersimpan di tempat lainnya, jumlah minyak goreng yang ditemukan sebanyak 56 liter

“Adapun keterangan pihak Indomaret pada saat itu minyak tersebut untuk penggorengan fried chiken yang dipakai 8 liter setiap tiga hari sekali, sehingga dari hasil penemuan tersebut minyak goreng tersebut di simpan oleh pihak Pol PP,” terangnya.

Baca Juga  17 Tahun Kabupaten Pringsewu, Progres Pembangunan Semakin Positif

Lanjutnya tujuan diadakan hearing hari ini agar bisa mencari titik temu, mengapa minyak goreng langka, siapa pelakunya, untuk pihak Indomaret juga akan menjelaskan tentang penyimpanan minyak goreng yang ditemukan pada sidak kemarin.

“Pihak UMKM bisa menyampaikan keluhan/dampak tentang kelangkaan minyak goreng, dan untuk pihak Koperindag apa langkah kedepan untuk menyikapi kelangkaan minyak goreng tersebut,” ujarnya.

Di tempat yang sama pihak UMKM Rafin Snack Rus mengatakan, UMKM sangat berdampak, karena industrinya bahan keripik, jadi bila minyak kosong banyak barang yang tidak bisa diproduksi sehingga stok rafin kosong.

“Terkadang untuk mengatasinya kami pihak UMKM membeli minyak goreng ke toko yang mempunyai stok dengan harga mahal. Perlu diketahui kebutuhan minyak goreng di Rafin Snack perhari 36 liter, tetapi sementara sekarang minyak goreng hanya dapat satu dus perminggunya, itupun dibeli dengan harga mahal,” ujarnya.

Sedangkan Bambang Robani dengan merek dagang Robani mengatakan, produk jenis dagang Robani terdiri dari klanting, getuk, rengginang, zipang, ondel-ondel, dan lainnya, semua jenis industri tersebut harus menggunakan minyak goreng.

Ia menambahkan karena kelangkaan minyak goreng tersebut, orderan untuk ke Taiwan 1 ton klanting belum bisa diproduksi.

Baca Juga  Pringsewu Percepat Pembangunan Lampu Jalan Lewat Skema KPBU

“Kami juga sudah 10 hari tidak bisa produksi, karena nggak ada minyak goreng, sehingga 80 pegawai stop kerja selama 10 hari. Untuk kebutuhan minyak goreng perhari di UMKM Robani sebanyak 150 liter, selama ini minyak goreng memakai merek Fortune pesan ke Teluk Bandarlampung sampai sekarang belum ada stok,” jelasnya.

Sementara Kabid Koperindag, Reka, menerangkan berdasarkan jumlah penduduk Kabupaten Pringsewu 293.510 KK, IKM 214, UMKM 196 sehingga dari hitungan tersebut kabupaten ini membutuhkan minyak goreng sebanyak 22.066 liter/hari

Adapun langkah dari Dinas Koperindag Kabupaten Pringsewu akan mengadakan operasi pasar murah minyak goreng dengan het 14.000/liter.

“Hal tersebut sedang dalam proses pihak Dinas Koprindag telah dianjurkan untuk kerja sama dengan PT Tunas Baru Lampung, dan sudah dilakukan kerja sama, dengan jawaban dari pihak PT Tunas Baru Lampung bila ada stok minyak goreng baru bisa dilaksanakan,” ujar Reka.

Dari pihak Alfamart, Penti, mengatakan untuk minyak goreng kesulitannya karena belum disuplay sehingga pihaknya kesulitan untuk mengisi ke retail, oleh karena pihak Alfamart tidak bisa menentukan stok minyak goreng dalam pengiriman

“Tetapi pagi ini merek minyak m dan n produk baru, pihak Alfamart dikirim sebanyak 2000 karton yang ukuran minyak 900 ml dan 1 liter, barang tersebut akan dikirim ke seluruh Alfamart yang ada di Lampung dengan dibagi dua sampai 3 karton per Alfamart,” jelasnya.

Baca Juga  Wabup Pringsewu Sidak Gedung Walet Berbau Menyengat, 30 Karung Bangkai Kelelawar Dievakuasi

Sementara dari pihak Indomart yakni Manejer Cabang Lampung, Aji, mengatakan pihaknya memang ada beberapa cabang yang menjual produk fried chiken, sehingga ada teknik khusus untuk pengorengannya, untuk stok minyak gorengnya berbeda dengan stok minyak goreng yang akan dijual.

“Karena untuk ketentuan setiap penggorengan 200 PC fried chiken minyak gorengnya diganti selama dua hari. Untuk satu camber perlu minyak 8 liter, dan di Indomaret mempunyai dua camber penggorengan, adapun untuk stok menurut SOP Indomaret untuk penggorengan fried chiken hanya boleh menyimpan stok minyak goreng maksimal 60 liter,” jelasnya.

Adapun kaban pol PP Ibnu menanggapi, pihaknya sebagai pelindung masyarakat, akan menampung tentang keresahan masyarakat, apalagi tentang langkanya minyak goreng yang diperlukan setiap harinya.

“Bila mana pihak Indomaret bisa memberikan keterangan yang bisa di pertanggung jawabkan minyak gorengnya kami kembalikan, tetapi bila tidak sesuai dan meragukan minyak goreng tersebut kami tahan dan akan kami lakukan tindakan selanjutnya,” jelasnya. (Rz/len)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Dorong Kesadaran Masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Perpajakan Daerah
Bupati Pringsewu Raih Penghargaan Kapolda Lampung atas Dukungan Program Cultural Policing
Buron Setahun, Pelaku Penggelapan Kendaraan Ditangkap di Banten
Mahasiswa Pascasarjana UMPRI Gelar Seminar Digitalisasi Pembelajaran
468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan
Aipda Triyoto Tutup Usia, Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman
Bupati Pringsewu Temui Menteri KKP, Siapkan Strategi Modernisasi Perikanan dan UMKM
Maling Mobil di Pringsewu Resmi Diserahkan ke Jaksa, Terancam 9 Tahun Penjara

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB