oleh

Shakeel Ditemukan, Wali Kota Apresiasi Kinerja Tim SAR Gabungan

Bandarlampung (Netizenku.com): Tim SAR gabungan berhasil menemukan M Alfarenza Shakeel, korban yang hanyut di gorong-gorong Pasar Tugu pada Selasa (18/5) pagi, pukul 06.01 Wib.

Shakeel, panggilan akrab korban, terjatuh ke saluran air saat bermain dengan kakak dan temannya pada Minggu (16/5) siang pukul 13.00 Wib saat hujan deras.

Korban Shakeel merupakan anak kedua dari 3 bersaudara pasangan Angga dan Santi warga Jalan Bukit I Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjungkarang Timur ditemukan di Teluk Bandarlampung.

Baca Juga  Satgas Covid-19 Tegur 2 Kafe dan 6 Angkringan Langgar Prokes

Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD Kota Bandarlampung, TNI/Polri, FRRL, Tagana, PMI, Ambulance Escor, Gaspol, Vertical Rescue, Dinas Lingkungan Hidup, RAPI, PPAI, Dinas PU/SDA, dan Pol PP. Dengan kekuatan personel sebanyak 100 orang lebih.

Mereka terbagi dalam 4 tim pencarian berusaha menemukan korban di lokasi jatuhnya korban, kemudian dilanjutkan dengan menyusuri sungai, hingga ke Teluk Bandarlampung.

Baca Juga  Polda Terus Selidiki Kecelakaan Tunggal 14 Anggota Shabara

Baca Juga: Basarnas Optimalkan Pencarian Korban Hanyut di Pasar Tugu Dalam Sepekan

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat mengunjungi rumah duka menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Tim SAR gabungan.

\”Terimakasih kepada solidnya tim pencari terutama Basarnas, BPBD, TNI/Polri, Pol PP, PMI, dan masyarakat,\” kata Eva Dwiana kepada Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Provinsi Lampung, Basri.

\”Bunda banyak ucapkan terimakasih juga kepada masyarakat atas bantuan, dukungan, dan doanya hingga Shakeel bisa ditemukan,\” lanjut dia.

Baca Juga  RSUDAM Lampung Sosialisasikan Program \'Quick Respon SIAP\'

Sementara Basri menjelaskan ihwal penemuan korban di Teluk Bandarlampung tepatnya di perairan Gunung Kunyit Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras.

\”Jarak korban ditemukan dari posisi jatuhnya korban 6,2 Km arah Selatan Tenggara,\” ujar dia.

Basri menuturkan korban ditemukan oleh warga setempat yang kemudian menghubungi keluarga korban dan selanjutnya ditindaklanjuti dengan mengevakuasi korban ke rumah duka. (Josua)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *