Setelah Tawarkan Solusi, Dewan Tunggu Jawaban Korban Penggusuran

Redaksi

Senin, 3 September 2018 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keadaan pelataran Kantor DPRD Kota Bandarlampung. Banyak berdiri tenda ataupun posko darurat yang yang menjadi tempat tinggal sementara warga eks Pasar Griya.

Keadaan pelataran Kantor DPRD Kota Bandarlampung. Banyak berdiri tenda ataupun posko darurat yang yang menjadi tempat tinggal sementara warga eks Pasar Griya.

Bandarlampung (Netizenku.com): DPRD Bandarlampung dan pemerintah kota (pemkot) masih menunggu keputusan warga eks Pasar Griya terkait solusi yang diberikan oleh pemkot.

Sebelum dan sesudah penggusuran, 28 kepala keluarga menuntut diberikan tempat tinggal sementara oleh pemkot. Dari 28 KK, rupanya pemkot baru menyediakan 16 kamar di rusunawa. Itulah yang membuat warga eks Pasar Griya masih keukeh tinggal di posko darurat yang berada di pelataran DPRD Bandarlampung selama sebulan.

Dalam hearing yang digelar oleh Komisi I, hadir Asisten I Pemkot Bandarlampung, Sukarma Wijaya, perwakilan Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Sosial, serta bagian pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Pada rapat dengar pendapat tersebut, DPRD memberikan beberapa rekomendasi kepada pemkot sebagai solusi terkait permasalahan yang telah berlarut-larut ini.

\”Yang pertama kami minta pemkot menyiapkan rusun. Kemudian mobilisasi dibantu oleh pemerintah. Bagi yang memiliki peserta didik, pemkot wajib menjamin mereka diterima di sekolah yang terdekat dari rusun. Lalu pemkot juga harus bersedia mengantarkan warga yang ingin pulang ke kampung halamannya di luar Bandarlampung,\” ujar Ketua Komisi I, Nu\’man Abdi di Ruang Rapat Komisi I, Senin (3/9).

Ia juga membenarkan bahwa pemkot baru menyiapkan 16 kamar rusunawa, dan sisanya menyusul. \”Yang kemarin benar baru sepuluh yang siap, sekarang sudah 16. Kalau pun mau sisanya bisa menyusul. Karena kita tidak mungkin ngusir yang tinggal di sana,\” tukasnya.

Sementara itu, perwakilan warga, Mua\’ad Astami masih akan membicarakan keputusan tersebut terhadap warga yang lain. \”Ia tadi saya ikut rapat. Untuk itu saya perlu sampaikan terlebih dahulu dengan warga yang lain,\” singkatnya.(Agis)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:10 WIB

Korpri Lampung Gelar Ramadan Berbagi, 1.101 ASN Terima Bantuan

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:19 WIB

Wakil Gubernur Lampung Buka Musrenbang RKPD Way Kanan 2027

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:59 WIB

Pemprov Lampung Bahas Capaian IKK untuk Penyusunan LPPD 2025

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:54 WIB

Kabar Duka, Anggota DPRD Lampung Veri Agusli Tutup Usia

Senin, 9 Maret 2026 - 23:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Sosialisasi Larangan Medsos untuk Anak

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:26 WIB

Pemprov Lampung Siap Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Lampung Barat

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:58 WIB

Pemprov Lampung Imbau Warga Cek Izin Edar dan Kedaluwarsa Pangan

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:54 WIB

Lampung Targetkan Energi Hijau dari Bendungan dan PLTS

Berita Terbaru

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:04 WIB

Pesawaran

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:00 WIB

Tulang Bawang Barat

Sekretariat DPRD Tubaba Anggarkan Rp165 Juta untuk THR Dewan

Sabtu, 14 Mar 2026 - 11:28 WIB