Sektor Pertanian Dominasi Kinerja Ekspor Lampung

Ilwadi Perkasa

Jumat, 9 Agustus 2024 - 06:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKSPOR KOMODITAS PERTANIAN LAMPUNG (Ilustrasi)

EKSPOR KOMODITAS PERTANIAN LAMPUNG (Ilustrasi)

Bandarlampung (Netizenku.com): Sektor industri pengolahan dan pertanian masih mendominasi kinerja ekspor Provinsi Lampung pada Juni 2024.

Perkembangan ekspor dua sektor tersebut selama sebulan terakhir menunjukan angka positif, dimana pada sektor pengolahan naik sebesar 68,73 persen dan sektor pertanian naik sebesar 51,24 persen.

Bila dibandingkan dengan Juni 2023, sektor industri pengolahan naik 26,54 persen dan sektor pertanian naik 20,74 persen.

Baca Juga  Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun sektor sektor pertambangan dan lainnya turun sebesar 25,94 persen. Khusus sektor pertambangan, salah satunya batu bara cenderung menurun sejak Mei 2024 lalu.

Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung melaporkan nilai ekspor Provinsi Lampung pada Juni 2024 mencapai US$447,87 juta atau mengalami peningkatan sebesar US$124,62 juta atau naik 38,55 persen dibandingkan Mei 2024 yang mencapai US$323,25 juta.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Sementara nilai impor Provinsi Lampung pada Juni 2024 mencapai US$234,75 juta, mengalami peningkatan sebesar US$85,01 juta atau naik 56,77 persen dibandingkan Mei 2024 yang mencapai US$149,74 juta

Sepuluh golongan barang utama ekspor Provinsi Lampung pada Juni 2024 adalah lemak dan minyak hewan/nabati; bahan bakar mineral; kopi, teh, rempah-rempah; ampas dan sisa industri makanan; olahan dari sayuran, buah, dan kacang; pulp dari kayu; berbagai produk kimia; gula dan kembang gula; ikan, krustasea, dan moluska; serta karet dan barang dari karet.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Negara utama tujuan ekspor Provinsi Lampung pada Juni 2024 adalah Amerika Serikat, India, Tiongkok, Pakistan, Belanda, Vietnam, Italia, Philipina, Bangladesh, dan Malaysia.(iwa)

Berita Terkait

Bupati Tubaba Teken MoU dengan UMJ, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan
BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro
Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD
Sekda Tubaba Iwan Mursalin Perkuat Sinergi Pemerintahan se-Lampung Lewat Retreat
Bupati Tubaba Ikuti Rapat Komisi II DPR RI Bahas Penguatan Fiskal dan Tata Kelola Daerah
Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD
Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri
Bupati Pringsewu Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Darussalam di Bandungbaru Barat

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:26 WIB

Andika Wibawa Dorong Pemkot Bandar Lampung Bangun Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:07 WIB

Komisi III DPRD Lampung Dorong Pemasangan Watermeter untuk Optimalkan Pajak Air Permukaan

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:36 WIB

Tiga Tahun Pendapatan Meleset dari Target, DPRD Lampung Dorong Bapenda Buat Terobosan

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:05 WIB

Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-344 Bandar Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:53 WIB

DPRD Lampung Pangkas Belanja Tak Mendesak, Rapat Hotel hingga ATK Jadi Sorotan APBD 2027

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:00 WIB

Imelda SH Terpilih Aklamasi Pimpin PUAN Lampung Periode 2025–2030

Senin, 27 Juli 2026 - 20:33 WIB

PKB Lampung Minta Korban Kekerasan Berani Melapor, Pelaku Harus Diberi Efek Jera

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:01 WIB

Lampung

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Jul 2026 - 19:16 WIB