Sekjen PDIP: Herman-Sutono Harga Mati

Redaksi

Minggu, 13 Mei 2018 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDIP), menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III, yang digelar di Hotel Sheraton Bandar Lampung, Minggu (13/5).

Mengusung tema satukan tekad raih kemenangan, Rakerda turut dihadiri oleh Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP Bidang Organisasi Idham Samawi, dan sejumlah unsur ketua DPP PDIP, Ketua DPD PDIP Lampung Sudin, DPD PDIP Lampung Mingrum Gumay, Ketua dan Sekretaris DPC PDIP se-Provinsi Lampung, Calon Gubernur dan wakil Gubernur Lampung Herman HN-Sutono, calon Bupati dan wakil Bupati yang diusung PDP Lampung.

\”Agenda ini adalah agenda rutin, di internal partai yang bertujuan mengevaluasi kerja kader di seluruh tingkatan yang ada di Provinsi Lampung,\” kata Koordinator pelaksana kegiatan, Bambang Suryadi di sela kegiatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu diwawancarai usai Rakerda, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyebut Lampung adalah lumbung suara PDIP setelah Sumatera Selatan dan Sumatera Utara. Untuk itu dirinya merebut kemenangan dalam kontestasi Pilgub Lampung 2018 adalah harga mati.

\”Saya tegaskan Lampung adalah basis PDIP, oleh karena itu mari kita rebut kemenangan dengan baik, menangkanlah calon gubernur yang di usung PDIP,\” kata Sekjen.

Kemenangan di Pilgub, lanjut Hasto, juga tentu akan berimbas pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang. \”Karena pak Jokowi sendiri sudah menaruh perhatian pada Lampung, oleh karenanya pasangan Herman – Sutono ini telah di didik oleh partai untuk menjadi pemimpin terbaik,\” tukasnya. (Rio)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB