Sekjen Kemendagri Imbau Daerah Kendalikan Harga

Suryani

Senin, 28 April 2025 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Pengendalian Inflasi Daerah bersama provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia, Senin (28/4/2025), Foto: Eko/NK.

Rapat Pengendalian Inflasi Daerah bersama provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia, Senin (28/4/2025), Foto: Eko/NK.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, Komjen Pol Tomsi Tohir Balaw, mengimbau pemerintah daerah untuk mengendalikan harga komoditas agar tetap berada dalam rentang Harga Acuan Penjualan (HAP).

Lampung Selatan (Netizenku.com): Imbauan itu disampaikan Tomsi dalam Rapat Pengendalian Inflasi Daerah bersama provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia yang digelar secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting, Senin (28/4/2025).

Di Lampung Selatan, rapat ini diikuti oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dari Ruang Kabag Perekonomian Kantor Bupati setempat.

Baca Juga  IDS Sumatra 2026 di Lampung Selatan Digelar Tanpa APBD

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tomsi menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga di pasaran untuk menekan angka inflasi serta menciptakan kondisi ekonomi yang kondusif bagi pertumbuhan dan investasi.

“Distribusinya dicek, dicek kembali siapa yang memainkan harga, berapa harganya. Kalau terjadi disparitas harga di antara beberapa pasar, pastikan perbedaannya tidak terlalu tinggi. Dengan begitu, kita bisa memberikan harga terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Pudji Ismartini, memaparkan sejumlah komoditas yang saat ini berada di atas rentang HAP. Beberapa di antaranya adalah bawang merah, cabai merah, dan bawang putih.

“Untuk bawang merah, ada 284 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga di atas rentang HAP. Ini menjadi komoditas dengan kenaikan harga tertinggi pada minggu keempat April,” jelas Pudji.

Baca Juga  Lampung Selatan Dibidik Investor di HUT REI 2026

Sementara itu, lanjut Pudji, untuk komoditas cabai merah, jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga juga meningkat pada minggu keempat April dibandingkan minggu sebelumnya, yakni mencapai 222 kabupaten/kota.

“Adapun untuk bawang putih, terdapat 193 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga. Sedangkan, harga komoditas telur dan daging ayam ras di beberapa daerah sudah mulai menunjukkan penurunan,” tambahnya. (Eko)

Berita Terkait

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD
Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026
IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil
IDS Sumatra 2026 di Lampung Selatan Digelar Tanpa APBD
Widyya Turro, Putri Daerah Kalianda Tampil di IDS 2026
Dagangan Pedagang Asongan Ludes di IDS Sumatra 2026
Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN
Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:04 WIB

Polres Pringsewu Gagalkan Tawuran Remaja, Tiga Pelaku dan Celurit Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:01 WIB

Wabup Pringsewu Buka Penyaluran Bantuan Pangan 2026 di Pardasuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pemkab Pringsewu Apresiasi Perbaikan Jalan Provinsi oleh Pemprov Lampung

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:58 WIB

LSM Trinusa Unras di DPRD dan Kejari Pringsewu, Polisi Fasilitasi Dialog

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:26 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 693 KPM Rejosari

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:52 WIB

Bupati Pringsewu Dukung Polda Lampung Tindak Tegas Pelaku Begal

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Bupati Pringsewu Resmikan SDN 1 Gunungraya Jadi Sekolah Definitif

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:20 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kesadaran Masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Perpajakan Daerah

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB

Lampung Barat

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

Senin, 25 Mei 2026 - 21:34 WIB