Sekdaprov Lampung Ikuti Retreat Nasional di IPDN Jatinangor

Suryani

Minggu, 26 Oktober 2025 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengikuti retreat seluruh sekda provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia yang digelar pada 26–29 Oktober 2025 di IPDN Jatinangor, Jawa Barat.

Bandarlampung (Netizenku.com): Dalam kegiatan tersebut, Marindo didampingi Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Anang Risgiyanto, bergabung bersama 1.104 peserta yang terdiri dari 38 Sekda Provinsi, 38 Kepala Bappeda Provinsi, 514 Sekda Kabupaten/Kota, serta 514 Kepala Bappeda Kabupaten/Kota se-Indonesia.

“Alhamdulillah bisa bersama teman-teman sekda dari seluruh Indonesia. Semoga kami dapat saling bertukar informasi positif untuk bersama-sama membantu kepala daerah dalam memajukan provinsi,” ujar Marindo kepada media, Minggu malam (26/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Marindo menegaskan, meski tengah menjalankan tugas mengikuti retreat tersebut, fungsi dan kinerja birokrasi di Provinsi Lampung tetap berjalan dengan baik.

“Insyaallah birokrasi kita tetap berjalan lancar. Masing-masing asisten sudah memiliki tugas pemerintahan sesuai bidangnya, baik Asisten I, II, maupun III,” jelasnya.

Baca Juga  Pemkot Benahi Halte dan JPO, Pengelola Diminta Bergerak

Ia berharap, melalui kegiatan ini akan tercipta sinergi pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami berharap retreat ini dapat memberi manfaat dan dukungan nyata untuk membantu Pak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur dalam menjalankan program pembangunan di Lampung,” tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan ratusan sekda yang mengikuti retreat ini merupakan aparatur sipil negara dan birokrat tertinggi di daerah. Oleh karena itu, Kemendagri menilai perlu adanya peningkatan kapasitas bagi para ASN di puncak karier tersebut.

Kemendagri juga menekankan pentingnya sinkronisasi program dan kegiatan kementerian/lembaga dengan pemerintah daerah, melalui forum yang mempertemukan seluruh sekda dan kepala Bappeda dari seluruh Indonesia.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benni Irwan, menyebut kegiatan ini dirancang sebagai ruang dialog interaktif antara pemerintah pusat dan daerah agar program pembangunan dapat berjalan searah dalam perencanaan, pendanaan, dan pelaksanaannya.

Baca Juga  Pemkot Perkuat Tata Kelola Program

“Supaya program dan kegiatan di daerah dan pusat bisa selaras. Oleh karena itu, Sekda dan Bappeda dipertemukan langsung dengan kementerian/lembaga dalam rakor ini,” ujar Benni, dikutip dari ANTARA, Jumat (24/10/2025).

Rakor yang berlangsung selama empat hari itu menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun, melaksanakan, serta mengevaluasi program prioritas pembangunan nasional dan daerah.

Menurut Benni, sinkronisasi tidak hanya terkait anggaran, tetapi juga waktu, target, dan kualitas program. Melalui rakor ini, Kemendagri ingin memastikan perencanaan daerah mendukung program strategis nasional seperti peningkatan pelayanan dasar, penguatan infrastruktur, dan pembangunan berkelanjutan.

Forum tersebut juga menjadi wadah bagi Sekda dan Bappeda untuk menyampaikan tantangan serta kebutuhan daerah, terutama dalam menghadapi kebijakan efisiensi fiskal dan pengalihan Transfer Keuangan Daerah (TKD).

Baca Juga  TPA Bakung Bersiap Terapkan Sanitary Landfill

Sementara itu, Peneliti Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri BRIN, Hadi Supratikta, menilai rakor ini merupakan langkah strategis Mendagri dalam merespons tantangan efisiensi fiskal yang dihadapi daerah.

Menurutnya, sinergi antara Sekda, Bappeda, dan kementerian/lembaga sangat penting untuk menjaga konsistensi perencanaan pembangunan di tengah tekanan fiskal 2026. Ia menekankan perlunya strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berkelanjutan serta penguatan ekosistem investasi daerah.

“Rakor ini momentum penting untuk menyelaraskan kebijakan Dana Transfer Umum (DTU) dan Dana Transfer Khusus (DTK) dari pusat ke daerah, termasuk dampaknya terhadap otonomi daerah,” kata Hadi.

Ia menambahkan, keberhasilan rakor sangat bergantung pada kemampuan Kemendagri dan lembaga terkait dalam menghadirkan fleksibilitas, kepastian, dan strategi kolaboratif, agar pembangunan daerah tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran. (Rls)

Berita Terkait

HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan
Kodam XXI/Radin Inten Genap Satu Tahun

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB