Sebanyak 10 Mahasiswa Lambar Tolak Deklarasi #2019GantiPresiden

Redaksi

Rabu, 5 September 2018 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Iwan/Nk)

(Foto: Iwan/Nk)

Liwa (Netizenku.com) : Sepuluh orang Mahasiswa STIT Al Multazam di Lampung Barat (Lambar) menolak deklarasi #2019GantiPresiden, yang akan digelar di Bandar Lampung, Jumat (7/9).

Mereka melalukan aksi damai di Tugu Ara, Kelurahan Pasar Liwa, Balikbukit, Rabu (5/9).

Aksi mendapat perhatian dari masyarakat setempat, karena selain menyampaikan orasi tentang penolakan kedatangan aktor-aktor #2019gantipresiden seperti Neno Warisman dan Mardani Ali Sera, mereka menyampaikan orasi dengan beberapa tuntutan, sambil membentangkan spanduk.

Koordinator aksi, Agus Supriyanto, mengklaim aksi yang dilakukan pihaknya tidak ada kepentingan politik.

\”Aksi ini kami lakukan berawal dari keprihatinan saat ini, dimana gerakan #2019gantipresiden tersebut mengancam terpecahnya persatuan dan kesatuan bangsa. Jadi ini tidak ada unsur politik,\” kata dia.

Menurut Agus, aksi damai yang mereka lakukan sebagai langkah mahasiswa Al Multazam dalam menjaga keutuhan NKRI. Jangan sampai akibat agenda politik lima tahunan tersebut memecah belah keutuhan bangsa.

\”Aksi #2019gantipresiden itu dilakukan oleh elit politik, tetapi kami melihat itu mengancam perpecahan anak bangsa. Kita tidak mau masyarakat menjadi korban, dan mahasiswa sebagai kaum intelektual perlu turun ke jalan untuk aksi penolakan, dengan harapan tidak ada pelemahan semangat Pancasila dan Bineka Tunggal Ika,\” jelas Agus.

Baca Juga  Parosil Sambut Baik Pokdar Kamtibmas Lambar

Terpisah, pengelola Yayasan Pendidikan Al Multazam, Jakfar Sodiq, mengatakan jika aksi tersebut bukan kegiatan kampus, tetapi murni aksi mahasiswa yang mungkin merasa prihatin dengan kondisi politik saat ini.

\”Maaf, aksi damai itu bukan kegiatan kampus, tapi murni inisiatif mahasiswa. Jadi kalau ada tudingan itu digerakkan oleh yayasan atau ditunggangi, itu salah besar,\” tegasnya.

Baca Juga  KPU Lambar Mulai Distribusikan Logistik Pemilu

Menurut dia, bisa saja Mahasiswa Al Multazam banyak melihat dan membaca kondisi politik saat kni.

Apalagi ini merupakan tahun politik, maka jiwa intelektual mereka untuk berperan serta menjaga keutuhan NKRI diaplikasikan dengan cara melakukan aksi damai.

\”Kegiatan yang mereka lakukan tanpa sepengetahuan pihak yayasan,\” jelas Jakfar. (iwan)

Berita Terkait

Satlantas Polres Lambar Tangani Jalan Berlubang Bundaran Tugu Ara
Parosil Apresiasi Penangkapan Harimau Sumatera di Suoh dan BNS
KPU Lambar Launching Maskot dan Jingle Pilkada Serentak 2024
Mahkamah Konstitusi RI, Tolak PHPU Yang Diajukan Partai Gerindra Lambar
Ketua ISPI Lambar Apresiasi Prestasi SMA Negeri 1 Kebun Tebu
PM Dampingi Panitia Penjaringan Terima Berkas Bambang Kusmanto
Empat Siswa SMAN 1 Liwa, Wakili Lambar Seleksi Paskibra Provinsi
SMAN 1 Abung Semuli Study Pembelajaran ke SMAN 1 Liwa

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:46 WIB

PAD Tanggamus Sektor PBB Tahun 2023 Tidak Capai Target

Kamis, 2 Mei 2024 - 22:55 WIB

Pj Bupati Tanggamus Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Kamis, 2 Mei 2024 - 22:50 WIB

Mulyadi Irsan Serahkan SK Pengangkatan PPPK di Tanggamus

Kamis, 2 Mei 2024 - 10:10 WIB

Hardasyah: Media Bagian dari Deteksi Awal Persoalan di Masyarakat Terutama Stunting

Rabu, 1 Mei 2024 - 18:13 WIB

DPC PDI Perjuangan Tanggamus Tutup Pendaftaran Balonbup-Balonwabup

Rabu, 1 Mei 2024 - 15:18 WIB

Dorong Penguatan UMKM, RKDD Pekon Kampungbaru Gelar Pelatihan Digital Marketing

Selasa, 30 April 2024 - 23:30 WIB

Heri Agus Ambil Formulir Cabup di PDIP Tanggamus

Senin, 29 April 2024 - 19:29 WIB

DPD PAN Tanggamus Buka Pendaftaran Balon Bupati-Wakil Bupati Pilkada 2024

Berita Terbaru

Pesawaran

33 Personel Polres Pesawaran Amankan Waisak di 10 Vihara

Kamis, 23 Mei 2024 - 10:18 WIB

Pesawaran

Satres Narkoba Polres Pesawaran Tangkap Dua Pengedar Sabu

Kamis, 23 Mei 2024 - 10:01 WIB