oleh

Satu Keluarga Pelaku Perjalanan Positif Covid-19 di Posko Sukarame

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung menyiagakan tenaga medis 24 jam di lima titik Posko Penyekatan; Posko Panjang, Posko Lematang, Posko Rajabasa, Posko Sukarame, Posko Kemiling.

“Tim medis kita siapkan 24 jam di setiap Posko Penyekatan dari 3 Puskesmas,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Edwin Rusli, saat mendampingi Wali Kota Eva Dwiana meninjau Posko Sukarame, Rabu (7/7).

Tenaga kesehatan dari Puskesmas akan mendampingi Tim Yustisi Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 selama pengetatan PPKM Mikro berlangsung, 6-20 Juli 2021. Mereka akan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para pelaku perjalanan.

Baca Juga  MenKopUKM Apresiasi Pinjaman Modal Tanpa Bunga bagi UMKM Bandarlampung

Dari hasil peninjauan di hari pertama pengetatan PPKM Mikro di Posko Sukarame ditemukan 5 pelaku perjalanan terkonfirmasi positif Covid-19 usai mengikuti tes usap antigen.

Mereka dalam perjalanan dari Tangerang menuju wilayah Lampung seperti Pesawaran dan Tanggamus.

Kelima orang tersebut terdiri dari 3 pria dan 2 wanita menggunakan mobil travel jenis Luxio. Diketahui mereka yang positif Covid-19 sepasang suami istri dan putrinya, serta satu pria tua dan satu remaja pria.

Baca Juga  Wali Kota Bandarlampung Lantik 449 Pejabat Fungsional

Kelimanya dievakuasi ke Rumah Sakit Universitas Lampung (RS Unila) dengan menggunakan ambulans. Mobil travel dan seluruh penumpang lainnya juga turut dievakuasi ke RS Unila.

“Hari pertama penyekatan sudah ditemukan 5 orang reaktif. Kita bawa ke RS Unila, mereka diisolasi paling lama seminggu atau 10 hari,” ujar Edwin Rusli.

Dia mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten domisili para pelaku perjalanan untuk dijemput ke RS Unila.

Baca Juga  Dinkes Bandarlampung Siapkan 1.300 Paket Obat bagi Pasien Isoman

“Tadi kan ada yang dari Pesawaran, nanti sampai di RS Unila kita telepon Dinas Kesehatan Pesawaran untuk menjemput. Untuk sementara mereka ditempatkan di RS Unila. Jadi kita berkoordinasi dengan seluruh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota,” kata dia.

Edwin Rusli mengatakan saat ini RS Unila memiliki 26 unit tempat tidur dan sudah terisi 16 tempat tidur.

“Nanti pasti akan ada lagi. Selain itu bisa ke RSUD A Dadi Tjokrodipo,” ujar dia. (Josua)

Komentar