Satpol PP-Damkar Tubaba Tagih Gaji, Sekda Ngaku Kerampokan

Redaksi

Senin, 9 Desember 2019 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Tuntut Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) bayar gaji dan tunjangan, petugas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) kabupaten setempat gerudug ruang sekdakab Tubaba, Senin (9/12) sekitar pukul 09.00 Wib.

Aksi menuntut pembayaran gaji dan tunjangan bulan Januari 2019, 320 anggota Satpol PP dan Damkar tersebut dimulai dengan berjalan kaki secara rombongan dari ruangan kantor Satpol PP di lantai I menuju ruang sekdakab Tubaba yang berada di lantai II kantor bupati dan terdengar teriakan bayar gaji kami.

Rodiyanto, salahsatu anggota Satpol-PP dan petugas pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Tubaba, mengatakan aksi tersebut menuntut jawaban tegas dari pemerintah daerah terkait gaji dan tunjangan mereka untuk Bulan Januari 2019 yang belum mereka terima.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kami mau menanyakan perihal gaji yang belum keluar untuk Bulan Januari 2019 yang belum keluar sedangkan sekarang ini sudah masuk akhir tahun, untuk itulah kami menanyakan titik terang apakah gaji bulan satu itu masih ada harapan akan keluar apa tidak,\” kata Rodi usai dari ruangan sekda bersama dua kawannya, Senin (9/12).

Baca Juga  Sekretariat DPRD Tubaba Anggarkan Rp165 Juta untuk THR Dewan

Rodi menjelaskan, berdasarkan hasil pertemuannya dengan Sekda mewaliki Satpol PP di Tubaba bersama dua anggota lain Agusta Irawan dan Adil S, gaji dan tunjangan tersebut tidak bisa dibayarkan Pemkab Tubaba.

\”Sudah bertemu sekda, kata beliau gaji Januari 2019 tidak bisa dibayar karena duitnya hilang, kalau pemkab mengajukan kembali itu menyalahi aturan,\” terangnya.

Dia menambahkan, terkait tidak dapat dibayarkan gaji tersebut, pihaknya berharap kepada Sekda dan Kasatpol PP dapat menyampaikan kepada seluruh anggota SatpolPP dan petugas Damkar secara langsung.

\”Kami tidak mau menyampaikan secara langsung. Tapi kami minta Pak Sekda dan kasat yang menyampaikan kepada para anggota,\” tukasnya.

Sementera Sekretaris Daerah Kabupaten Tubaba, Herwan Sahri, SH.M.AP mengaku hari ini tidak ada aksi para anggota Satpol PP yang menanyakan soal gaji tersebut.

Baca Juga  Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

\”Tidak ada cuma tadi yang ribut-ribut di luar saya suruh ke dalam, mereka tidak berani. Tadi ada yang masuk ke ruangan saya mereka mencari pak Kasat dan memang kebetulan dia di ruangan,\” kata dia.

Terkait soal gaji anggota Satpol PP dan Damkar Bulan Januari 2019 yang belum terbayarkan, hal itu sudah menjadi tanggungjawab Manaf (bendahara Satpol PP). Sebab, pemkab sudah menganggarkan dana tersebut namun lantaran keteledoran Manaf dana tersebut hilang diambil maling.

\”Pemda sudah menganggarkan pembayaran itu, dirampok orang dan yang salah, Manaf bawa uang ratusan juta kok tidak dikawal polisi. Jika pemkab menganggarkan ulang itu menyalahi aturan dan ini hasil konsultasi dengan BPKP. Jadi kalau mau tagih, tagih sama Manaf,\” tukas sekda.

Sekda mengaku hingga saat ini, Manaf belum menyerahkan dana sepeserpun kepada pemerintah daerah untuk membayar gaji anggota Satpol PP dan Damkar Tubaba bulan Januari 2019. Sementara hasil penelusuran Tim Pertimbangan Tuntuan Perbendaharaan-Tuntutan Ganti Rugi (TP-TGR) yang diketuai sekda, sisa gaji Manaf perbulan hanya Rp11.500 dan tidak memiliki aset yang bisa disita untuk dijual.

Baca Juga  Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

\”Keputusan tim TP-TGR Manaf harus mengganti dan dia sudah membuat pernyataan di atas materai siap bayar. Sampai saat ini 0 rupiah, gajinya saja 11.500 kalau ngandalin potong gaji bisa 350 tahun baru lunas, sementara dia tidak memilik aset, rumah saja dibangun di atas tanah saudaranya,\” paparnya.

Diketahui, dana senilai Rp355 juta yang akan dibayarkan untuk gaji Satpol PP dan Damkar Tubaba bulan Januari 2019, raib digondol sekawanan pencuri dari dalam mobil Manaf di salahsatu tempat fotokopi di Tiyuh Pulung Kencana usai ia mencairkan dari Bank Lampung di tiyuh tersebut pada Jumat 15 Februari 2019 silam sekitar pukul 15.22 Wib.

Bahkan, pelakunya sudah tertangkap aparat kepolisian setelah beraksi di wilayah hukum Polres Lampung Utara pada Juli 2019 lalu.(Arie)

Berita Terkait

Pemkab Tubaba Resmi Luncurkan Program “Tubaba Q Sehat Home Care”
Naik Motor Bareng Warga, Bupati Rayakan HUT ke-17 Tubaba dengan Nuansa Kebersamaan
Sekretariat DPRD Tubaba Anggarkan Rp165 Juta untuk THR Dewan
Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa
Kejari Tubaba Periksa 30 Saksi Dugaan Penyimpangan Program Revolving Sapi
Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan
Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu
Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Ketua DPRD Lampung Tekankan Kualitas Proyek Jalan Jabung–Labuhan Maringgai

Jumat, 10 April 2026 - 21:49 WIB

Direktur BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RSUD Abdul Moeloek

Jumat, 10 April 2026 - 14:01 WIB

Pemprov Lampung dan KLH Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu

Kamis, 9 April 2026 - 18:05 WIB

Kunjungan Wisata di Lampung Meningkat Pasca Lebaran 2026

Kamis, 9 April 2026 - 14:31 WIB

Rotasi Kadis ESDM dan PSDA, Pemprov Lampung Tekankan Integritas Pengelolaan SDA

Rabu, 8 April 2026 - 13:51 WIB

IJP Lampung Jajaki Pembentukan Koperasi Bersama Dinas Koperasi

Rabu, 8 April 2026 - 13:32 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Daerah untuk Optimalkan PAD

Selasa, 7 April 2026 - 18:38 WIB

Lampung Siapkan PLTSa 1.000 Ton Per Hari, Target Beroperasi 2027

Berita Terbaru

Lampung

Direktur BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RSUD Abdul Moeloek

Jumat, 10 Apr 2026 - 21:49 WIB

Lampung

Pemprov Lampung dan KLH Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu

Jumat, 10 Apr 2026 - 14:01 WIB

Lampung

Kunjungan Wisata di Lampung Meningkat Pasca Lebaran 2026

Kamis, 9 Apr 2026 - 18:05 WIB