Revan Raih 1st Best Reply Speaker Lomba Debat Bahasa Inggris Tingkat Nasional

Redaksi

Rabu, 25 April 2018 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Verlantra Arivandy Mahardika Subing atau yang biasa di sapa Revan siswa SMA Negeri 2 Bandarlampung kembali mengukir prestasi yang membanggakan karena berhasil keluar sebagai 5th Best Speaker (pembicara terbaik kelima) dan 1st Best Reply Speaker (peringkat pertama pembicara pengulang terbaik) dalam lomba debat bahasa inggris tingkat nasional tahun 2018.

Prestasi membangakan ini menjadi sejarah tersendiri bagi Lampung karena pada tahun ini ada siswanya mampu meraih dua prestasi sekaligus dalam ajang debat Asean Law Students Association-Universitas Indonesia (ALSA-UI) yang dilaksanakan dikampus itu beberapa hari yang lalu.

Keberhasilan Revan dan kawan-kawannya kembali akan dicoba pada pelaksanaan National School Debating Championship (Lomba Debat Bahasa Inggris Nasional) yang diselenggarakan Kementrian Pendidikan Nasional bulan Agustus 2018  di Bengkulu. \”Alhamdulilah tim kami mampu menjadi 5th Best Speaker dan saya bisa menjadi  1st Best Reply Speaker, bahkan sepulang dari UI kami akan berlatih lebih keras untuk berlaga di tanah Raflesia Bengkulu.\”  ujar Revan melalui pesan tertulis kepada Netizenku.com, Rabu (25/4).

Baca Juga  Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Tahun ini ajang bergensi itu diikuti 42 sekolah dari berbagai provinsi serta beberapa sekolah internasional. Sedangkan Lampung yang diwakili SMA Negeri 2 Bandarlampung mengirimkan 2 tim yakni Tim A terdiri dari Verlantra Arivandy Mahardika Subing (Revan), M Daffa dan Meuthia sedangkan Tim B terdiri dari Chantika, Rumaisha serta Fadil. Untuk pelatih dipercayakan pada Chasogi, Caca dan Tim Debat Teknokrat

Dari 2 tim yang diterjunkan, tim SMA Negeri 2 Bandarlampung A dibabak awal  mampu mengalahkan sekolah-sekolah favorit dan diunggulkan untuk menang. Pada ronde pertama tim A mampu mengalahkan SMA Negeri Samarinda, keesokan harinya pada  Ronde ke dua menghadapi sekolah favorit SAM Negeri 70 Jakarta, para peserta terlihat cukup tegang, namun berkat ketenangan dan percaya diri Revandan tim mampu mengalahkannya.

Baca Juga  Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu

Ketegangan kembali terlihat diraut ketiga siswa SMA Negeri 2 Bandarlampung itu manakala harus berhadapan dengan SMA favorit dari 2 tim SMA Denpasar Bali , yakni SMAN 1 Denpasar A dan SMAN 4 Denpasar A, baik di ronde ke tiga maupun ronde ke empat. Akan tetapi berkat latihan yang serius selama satu bulan terakhir serta kepiawaian dalam mengolah kata dan tak kalah penting memiliki perbendaharaan ilmu pengetahuan yang mumpuni, akhirnya dua SMA dari Denpasar itu mampu mereka taklukan. Apalagi mengingat semua mosi dalam lomba bahasa inggris ini adalah All Impromptu (hanya diberi waktu 30 menit untuk mempersiapkan semuanya dan siswa tidak tahu sebelum hari H) ditambah pada ronde 4 Tim Revan berhasil menaklukan SMAN 4 Denpasar A pada motion EU dan Israel.

Baca Juga  Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu

Memasuki  ronde ke 5 nampaknya ‘dewi fortuna’  belum berpihak pada Lampung dan mereka harus mengakui keunggulan  SMA Negeri 2 Tanggerang Selatan A. Meskipun kalah di ronde ke 5, prestasi  tetap saja menjadi catatan sejarah tersendiri karena baru tahun ini Debaters Lampung berhasil unjuk gigi pada ajang yang digelar sejak tahun 1996 ini.

Revan akan kembali berlomba pada NSDC Nasional yang akan dihelat pada Agustus di Bengkulu, semoga Revan dapat terus mempertahankan pencapaiannya serta dapat berkembang lebih baik lagi. (Aby)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 15:55 WIB

Pengangkatan Petugas MBG Jadi Pegawai Negara, DPRD Lampung Soroti Nasib Guru Honorer

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:34 WIB

PKB Tetapkan Chusnunia sebagai Ketua DPW Lampung 2026–2031

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:52 WIB

Pemprov Lampung Siapkan PKN Tingkat II 2026

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:06 WIB

Kominfo dan PPPA Lampung Perkuat Sinergi PUSPAGA

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:35 WIB

DPRD Lampung Dukung Rencana Pabrik Rokok HS di Lampung Timur

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:59 WIB

HGU SGC Dicabut, Triga Lampung, Negara Harus Pastikan Tak Ada Kelebihan Lahan

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:52 WIB

Yozi Rizal Minta Pemerintah Pusat Transparan soal Pencabutan HGU Anak Usaha SGC di Lampung

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:41 WIB

Rokok Ilegal Marak, DPRD Lampung Dorong Penindakan Menyeluruh

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Imigrasi Kalianda Gelar Syukuran Hari Bakti ke-76

Senin, 26 Jan 2026 - 18:48 WIB