oleh

Relawan Wanita Ikut Bantu Korban Banjir Bandang BNS

Liwa (Netizenku.com): PMI Lampung Barat (Lambar), ikut mengevakuasi dan mencari korban banjir bandang di Pekon Hantatai dan Tembelang, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS).

Bukan hanya pria, relawan wanita pun ikut terjun membantu memenuhi kebutuhan makan puluhan anggota tim SAR dan rescue.

\”Dari hari pertama kami sudah membantu dan tergabung dalam tim, dan Alhamdulillah hingga hari ini kami tetap semangat dalam menangani dapur umum,\” kata Mardiana, salah satu relawan wanita yang datang bersama tiga rekannya.

Baca Juga  Dandim Pimpin Upacara Paripurna Bulanan Lambar

Sementara Siti Komariah, mengaku sebelum tergabung dalam PMI Lambar, dirinya telah mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan PMI Lambar, sehingga setiap ada bencana alam sudah mengerti apa yang harus dilakukan.

\”Kami siap membantu dimanapun ada bencana alam yang butuh penanganan cepat dan apa yang kami lakukan secara sukarela dan tanpa imbalan,\” jelas Siti dengan semangat tanpa terlihat raut lelah di wajahnya.

Baca Juga  Jajaran Polres Lambar Sambut Sambut Kapolres AKBP Rahmat Tri Haryadi

Terpisah, Kepala Markas PMI Lambar, Vicky Andrias, mengaku seluruh relawan PMI sudah melalui pendidikan dan pelatihan, bahkan yang saat ini bertugas operasi tanggap darurat bencana banjir bandang di BNS merupakan anggota SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat).

\”PMI Lambar sudah memiliki tim SIBAT, mereka ini sudah kita latih dan gembleng secara total sesuai dengan standar PMI dan mereka mampu ikut menangani segala bentuk bencana, tidak hanya sebatas membantu di dapur umum,\” kata Vicky.

Baca Juga  Program Si Lambar Bersih Sentuh 15 Keluarga Kurang Mampu

Vicky menambahkan, seluruh relawan PMI baik pria maupun wanita mempunyai peran yang sama, bisa melakukan pekerjaan yang sama, dan siap menjalankan tugas dimana dan kapanpun dibutuhkan. \”Kami relawan tidak bisa memilih tugas yang harus dikerjakan, karena memiliki peran dan tanggungjawab yang sama dalam bidang pelayanan, assesment, dapur umum, pertolongan pertama, water and sanitasi, psiko sosial support serta evakuasi,\” tandas Vicky. (Iwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *