Realisasi Anggaran Tahun 2022 Puskesmas Poned Mulya Asri Diduga Tidak Sinkron

Redaksi

Rabu, 19 Juli 2023 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Realisasi Anggaran Perjalanan Dinas (Perjadin) UPTD Puskesmas Poned Mulya Asri Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung selama dua tahun anggaran mencapai Rp984 juta.

Pada tahun anggaran 2022 Perjadin Puskesmas Poned Mulya Asri mencapai Rp564.890.000, ini mengalami peningkatan dari tahun 2021 yang hanya sebesar Rp329.800.000.

Saat dijumpai di ruang kerjanya, Kepala Puskesmas Mulya Asri Kabupaten Tubaba, A. Sobri Lakoni, menjelaskan bahwa dana Perjadin dalam kota digunakan untuk uang transportasi bagi para petugas Puskesmas yang turun ke tiyuh-tiyuh dalam memberikan pelayanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dananya untuk membiayai para petugas kelas ibu hamil, pelayanan imunisasi, posyandu lansia, pelayanan posyandu dan lainnya. Mereka sekali melaksanakan tugas diberi uang transportasi senilai Rp50 ribu/orang/hari/kegiatan,” jelas Oni, sapaan akrabnya, Selasa (18/7).

Baca Juga  Dishub Tubaba Mulai Susun Andalalin Pembangunan Sekolah Rakyat

Diakuinya, dana tersebut seluruhnya disalurkan kepada para petugas sesuai dengan bidang tugasnya di Puskesmas.

“Dananya memang tidak langsung kami serahkan ke yang bersangkutan ketika mereka turun ke lapangan memberikan pelayanan, tetapi kita klaim dulu ke pusat, setelah cair baru kami serahkan,” tukasnya.

Oni mengaku pada tahun anggaran 2022, Puskesmas Mulya Asri merealisasikan anggaran Puskesmas mencapai Rp1,64 miliar.

Sejumlah anggaran tersebut bersumber dari dana kapitasi hasil klaim BPJS senilai Rp911 juta, dana ini dipergunakan untuk belanja pengadaan barang dan jasa. Seperti pengadaan barang senilai Rp52 juta untuk pembelian 2 unit AC, 3 unit laptop, 4 unit printer, meja, dan 5 unit lemari arsip. Sisanya untuk jasa pelayanan para petugas medis dan dokter dengan hitungan jasa berdasarkan masa kerja, pendidikan, hari kerja, dan kredit poin para pegawai.

Baca Juga  Bupati Tubaba Perkuat UMKM, Salurkan KUR Super Mikro

Sementara jelasnya, dari dana non kapitas senilai Rp124 juta yang bersumber dari klaim BPJS untuk pasien rawat inap. Selanjutnya dari retribusi senilai Rp83 juta dipergunakan untuk kebutuhan Puskesmas, diantaranya kebutuhan listrik, ganti ban kendaraan, perawatan gedung, dan lain sebagainya.

“Jadi sumber uangnya senilai Rp1,162 miliar,” tukasnya.

Ketika dikonfrontir dengan data yang dihimpun awak media, realisasi anggaran Puskesmas Poned Mulya Asri dari senilai Rp1,83 miliar diakuinya hanya terealisasi Rp1,72 miliar.

“Rp1,162 miliar tersebut bersumber dari dana kapitasi Rp 911 juta, non kapitasi Rp124 juta, dan hasil retribusi senilai Rp83 juta. Ditambah dana perjalanan dinas dalam kota senilai Rp564 juta. Jadi total keseluruhan mencapai Rp1,72 miliar tidak sampai Rp1,83 miliar,” elaknya.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang dihimpun, anggaran Puskesmas Poned Mulya Asri pada tahun anggaran 2022, sebesar Rp 1,83 miliar.

Baca Juga  HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Dari realisasi anggaran Rp1,83 miliar rupiah itu, berdasarkan informasi yang dikumpulkan, sebesar Rp1,18 miliar dipergunakan untuk kegiatan pelayanan dan penunjang BLUD, yang terdiri dari belanja pegawai Rp39 juta, belanja barang dan jasa Rp1 miliar dan belanja peralatan Rp52 juta.

Kemudian, terdapat kegiatan layanan untuk UKM dan UKP rujukan atau operasional pelayanan Puskesmas Mulya Asri, mencapai Rp655 juta. Anggaran tersebut dipergunakan untuk belanja barang dan jasa.

Jika melihat dari dua program kegiatan pada Poned Mulya Asri yang telah menggunakan anggaran mencapai Rp1,83 miliar lebih, banyak digunakan untuk belanja barang dan jasa.

Sehingga bila melihat dari penjelasan kepala Poned Mulya Asri dan dibandingkan hasil investigasi yang didapat, realisasi anggaran pada tahun 2022 diduga tidak sinkron dengan laporan realisasi dinas kesehatan. (Arie/Len)

Berita Terkait

Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna
Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik
Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan
HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat
Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 01:50 WIB

APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 11 September 2026 - 01:48 WIB

Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 01:45 WIB

Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI ke Jawa Tengah

Jumat, 11 September 2026 - 01:43 WIB

Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 01:28 WIB

Gubernur Lampung Dukung FGD Nasional Jalan Tol Digelar di Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:41 WIB