Turnamen bola basket QRIS 3×3 Siger Slam 2025 sukses menjadi ajang pembinaan generasi muda sekaligus sarana promosi transaksi digital di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).
Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Kompetisi yang digelar pada 1–3 Agustus 2025 di area parkir Pasar Modern Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, ini menampilkan bakat-bakat atlet muda dari berbagai daerah. Selain itu, turnamen ini turut mendorong literasi keuangan digital melalui pemanfaatan QRIS dalam kegiatan olahraga.
Sejak pembukaan hingga babak final, pertandingan berlangsung meriah dan menyedot antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya pelajar, mahasiswa, serta komunitas pecinta olahraga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rangkaian laga yang kompetitif, atraktif, dan menjunjung sportivitas membuktikan olahraga tak sekadar ajang adu fisik, tetapi juga media pembentukan karakter, penumbuhan semangat kerja sama, serta penguatan solidaritas antarwilayah.
Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, dalam sambutannya saat penutupan turnamen menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia. Ia menegaskan pentingnya menciptakan ekosistem olahraga yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan di tingkat daerah.
“Kami sangat bangga melihat semangat dan antusiasme para atlet muda yang tampil penuh dedikasi dalam turnamen ini. Semoga kegiatan seperti ini terus digalakkan untuk mencetak bibit-bibit unggul di bidang olahraga, khususnya bola basket di Tubaba,” ujarnya, Minggu (3/8/2025) malam.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kampanye penggunaan QRIS, yaitu sistem pembayaran digital berbasis kode QR yang dikembangkan oleh Bank Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi digital dan inklusi keuangan di daerah.
Pemerintah Kabupaten Tubaba berharap turnamen QRIS 3×3 Siger Slam dapat menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan berdampak.
“Ajang ini diharapkan mampu menjadi ruang ekspresi generasi muda dalam kegiatan positif, serta memperkuat sinergi antara olahraga, pendidikan, dan inovasi teknologi,” tutup Novriwan.
Dengan berakhirnya turnamen ini, Pemkab Tubaba kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan kepemudaan dan keolahragaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Tubaba sebagai kabupaten yang berbudaya, maju, dan sejahtera. (*)








