PUPR: Banjir Penyebab Tanggul Way Kunyaian Jebol, Bukan Karena Kualitas!

Redaksi

Jumat, 25 Mei 2018 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesawaran akhirnya angkat bicara soal jebolnya proyek pekerjaan normalisasi dan penguatan tanggul di Sungai Way Kunyaian, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran tahun anggaran 2017, yang diduga dikerjakan asal jadi.

Menurut Kabid Bina Marga PUPR, David mewakili, Kadis Elsafri Fahrijal mengungkapkan bahwa jebolnya tanggul tersebut bukan karena buruk secara kualitas, melainkan akibat karena diterjang bencana banjir beberapa bulan terakhir ini.

\”Jebolnya tanggul itu bukan karena kualitasnya kurang baik melainkan karena bencana banjir. Itu bisa ditanya dengan masyarakat di sana,\” ungkap David saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (25/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat jebolnya tanggul tersebut, pihak PU siap bertanggung jawab lantaran itu masih tanggung jawab pihak rekanan yang mengerjakan proyek tersebut. \”Terkait masalah ini kita sudah koordinasikan ke pihak rekanan dan mereka siap membenahinya. Namun, hal itu belum dapat kita lakukan saat ini karena air sungai Way Kunyaian masih tinggi dan untuk perbaikannya belum dapat kita lakukan sebelum air sungainya surut,\” ucap David.

Sebelumnya diberitakan, proyek pekerjaan normalisasi dan penguatan tanggul di Sungai Way Kunyaian Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran tahun anggaran 2017, diduga asal jadi. Pasalnya, proyek yang menghabiskan anggaran sebesar Rp800 juta dari Dinas PU setempat tersebut, saat ini sudah ambrol.

“Ini bisa kita lihat dari kondisi bangunan yang ada, baru hitungan bulan, tanggul ini sudah jebol. Kami menilai, pengerjaannya tidak mengutamakan kualitas,” ungkap ketua DPD LSM LIPAN Pesawaran, Sumarak, saat ditemui Netizenku.com, Kamis (24/5).

Sumarak menilai, hal tersebut akibat tidak adanya pengawasan dari pihak terkait dalam hal ini Dinas PU. “Semestinya penguatan tanggul tersebut harus benar-benar kokoh, ini tidak,  belum setahun sudah jebol,” ketusnya. (Soheh)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB

Pringsewu

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:25 WIB