PT. Pusri Berikan Beasiswa Untuk Anak Petani

Redaksi

Jumat, 27 April 2018 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Universitas Lampung (Unila) menerima bantuan pembinaan dari PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) 2018. Program beasiswa Pusri ini diperuntukkan bagi para mahasiswa yang orang tuanya berprofesi sebagai petani.

Untuk syarat akademik yang harus dipenuhi calon penerima beasiswa Pusri bertajuk \’Anak Petani Jadi Sarjana\’ ini yaitu, tengah menempuh studi semester dua di segala jurusan fakultas pertanian, dan memiliki IPK minimal 3,0.

Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Pertanian, Abdullah Aman Damai, mengaku sangat mendukung terselenggaranya program ini. “Kami berharap beasiswa ini kelak dapat bermanfaat bagi mahasiswa dan Universitas Lampung secara luas,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Kuswanta F. Hidayat, mengatakan, fakultas telah melakukan seleksi dengan mekanisme sedemikian rupa mulai tingkat jurusan hingga fakultas.

Baca Juga  Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu

Serangkaian proses seleksi tahap satu telah dilaksanakan di Subbagian Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Lampung selaku pelaksana yang ditunjuk oleh CSR PT. Pusri. Selain seleksi berkas dan wawancara, panitia akan melakukan survei tempat tinggal para calon penerima beasiswa.

“Sebagai kelanjutan proses sosialisasi beasiswa Februari 2018, PT. Pusri akan mewawancarai 10 kandidat yang berhak mengikuti seleksi hari ini. Dan tahapan tes selanjutnya kami serahkan sepenuhnya ke pihak Pusri,” ucap Kuswanta di Ruang Sidang Dekanat Fakuktas Pertanian, Jumat (27/4).

Dalam kesempatan itu, Interviewer dari Pusri, Reza Hendrawan menjelaskan, Pusri telah melakukan sosialisasi sekaligus seleksi tahap pertama bagi para mahasiswa di Fakultas Pertanian Unila. Mekanisme seleksi yaitu mahasiswa calon penerima beasiswa diminta menjawab semua pertanyaan pada saat wawancara. Oleh karena itu jawaban yang jujur dan objektif sangat diharapkan untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan beasiswa Pusri ini.

Baca Juga  Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu

Ia berharap, adanya feedback dari penyelenggaraan seleksi beasiswa ini. Salah satunya menyadarkan kembali para petani, bahwa PT. Pusri terus berkontribusi memajukan pendidikan di Indonesia. “Kami menginginkan anak-anak petani kelak mempunyai peluang membangun Indonesia dari sektor pertanian, dan juga membangun tingkat perekonomian keluarga,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Superintendent CSR PT. Pusri, Ning Subiarti menyatakan, program bantuan pembinaan ini merupakan program Coorporate Social Responsibility (CSR), di mana Pusri juga menyelenggarakan seleksi di dua universitas lain yakni UNSRI dan UNIB.

Baca Juga  Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu

“Seleksi hari ini merupakan tes lanjutan dari tahap pertama. Hanya ada lima orang yang akan diambil dari hasil tes ini. Nama-nama yang lolos seleksi akan diumumkan pada bulan mei bersamaan dengan peserta dari universitas lain,” kata dia.

Adapun benefit dari beasiswa ini, selain mahasiswa menerima bantuan dana secara full tiap semester selama empat tahun, mereka mendapatkan pendidikan dan pelatihan pengembangan kemampuan diri. Proses evaluasi akan dilaksanakan setiap semester untuk menjaring mahasiswa berprestasi sehingga berpeluang melanjutkan studi S2 atau magister.

Pusri juga memberi kesempatan bagi mahasiswa Unila untuk magang dan praktik belajar. Di perusahaan ini terdapat kebun percobaan yang bisa dimanfaatkan seluas-luasnya untuk belajar. (*Aby)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 18:50 WIB

Prestasi Nasional, Lampung Selatan Raih Kategori “The Exciter” SDGs 2025

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:35 WIB

Lampung Selatan Raih Predikat “Sangat Baik” ITKP 2025

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:36 WIB

Tindak Lanjut Pengawasan Tuntas, Pemkab Lamsel Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:42 WIB

Bupati Egi Resmikan Jalan Kota Baru–Sinar Rejeki

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:58 WIB

Kapolres Lamsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:26 WIB

Unik, Pelantikan Pejabat Eselon II Lampung Selatan Digelar di Ruang Terbuka

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:19 WIB

Polres Lampung Selatan Siap Amankan Konferkab IX PWI

Senin, 5 Januari 2026 - 13:01 WIB

Pemkab Lamsel Tegaskan TPG ASN ke-13 Cair Januari 2026

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Pastikan Tak Ada Irigasi Baru Tahun 2026

Selasa, 27 Jan 2026 - 15:03 WIB

Lampung

Inflasi Lampung Terkendali, Pemprov Waspadai Harga Pangan

Selasa, 27 Jan 2026 - 14:19 WIB