Program Kotaku Sentuh Dua Kelurahan di Tubaba

Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Seluas 79,04 hektar kawasan kumuh yang tersebar di 6 kelurahan/tiyuh menjadi fokus penanganan Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), menuju nol (0) hektar kawasan kumuh hingga tahun 2024.

Tahun ini, untuk menangani kawasan kumuh tersebut, Kabupaten Tubaba mendapatkan program pemerintah pusat melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang ditempatkan di 2 kelurahan, yakni Kelurahan Mulya Asri dan Kelurahan Daya Murni dengan anggaran mencapai Rp1 miliar.

\”Sebagai salah satu langkah mewujudkan sasaran RPJMN 2020-2024 tentang penanganan kawasan kumuh, pemkab menyambut baik inisiasi pemerintah  pusat membangun platform kolaborasi melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku),\” kata Fauzi Hasan, SE.MM, Wakil Bupati Tubaba, saat melaunching program tersebut di Kelurahan Mulya Asri, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Rabu (12/8).

Baca Juga  Rini Soemarno Tinjau Kesiapan 3 Ruas JTTS

Program ini lanjutnya, merupakan prakarsa dari direktorat pengembangan kawasan permukiman dirjen cipta karya Kementerian  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) Republik Indonesia yang dalam hal ini untuk di wilayah Provinsi Lampung di bawah kendali Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Lampung.

\”Atas nama Pemkab Tubaba, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi- tingginya kepada jajaran BPPW Lampung,\” ucapnya.

Menurutnya, pemkab menyadari bahwa bila  tidak ada bentuk penanganan yang inovatif, menyeluruh, dan tepat sasaran, kawasan kumuh di Tubaba akan terus bertambah. Sehingga pencegahan terhadap tumbuhnya wilayah kumuh baru mutlak perlu dilakukan agar visi Kabupaten Tubaba menjadi kabupaten “Maju, Sejahtera dan Berdaya Saing” dapat terealisasi.

Baca Juga  Firsada: Pelayanan Publik adalah Prioritas Utama Pemkab Tubaba

\”Hari ini dari program Kotaku di Tubaba yang ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan infrastruktur melalui Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) senilai Rp1 miliar yang bersumber dari pemerintah pusat melalui loan Islamic Development Bank (IDB) mulai dilaksanakan. Semoga BPM ini dapat dialokasikan dengan sebaik-baiknya sehingga dapat menurunkan luasan kumuh di wilayah kabupaten ini,\” harapnya.

Wakil bupati menjelaskan, dalam pelaksanaannya program Kotaku dirancang dengan prinsip bahwa pemerintah daerah sebagai nakhoda dalam mewujudkan permukiman layak huni di wilayahnya, yang mencakup pengembangan kapasitas dalam perencanaan, dan pelaksanaan penanganan permukiman kumuh tingkat kabupaten, penyusunan rencana penanganan permukiman kumuh tingkat kabupaten termasuk rencana investasi dengan pembiayaan dari berbagai sumber (pusat, provinsi, kabupaten, masyarakat, swasta.

Baca Juga  Umar Ahmad Perebutkan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

Selanjutnya, perbaikan serta pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur tingkat kabupaten (primer atau sekunder) yang terkait langsung dengan penyelesaian permasalahan di permukiman kumuh. Penyediaan bantuan teknis untuk memperkuat sistem informasi, dan monitoring penanganan permukiman kumuh, mengaji pilihan-pilihan untuk penyelesaian masalah lahan, dan sebagainya.

\”Pemkab berkomitmen untuk berkolaborasi dalam upaya penanganan kawasan kumuh melalui sharing kegiatan, yang mampu berkontribusi dalam penurunan angka kekumuhan serta pencegahan terhadap timbulnya kumuh baru di bumi “Ragem Sai Mangi Wawai ini,\” ujarnya. (Arie/len)

Berita Terkait

Pj Bupati Tubaba Seminar Nasional Pengelolaan Bank Sampah
Pj Bupati Tubaba Tinjau Proyek Perbaikan Jalan Provinsi
Sepekan, Tubaba Raih Berbagai Prestasi Tingkat Nasional
Koalisi Partai Non Parlemen Tubaba Resmi Dukung NONA
Sekdakab Tubaba Sampaikan Rancangan KUA PPAS APBD 2025 kepada DPRD
Adu Nasib, Puluhan Guru Honorer Geruduk Kantor Bupati Tubaba
DPRD Tubaba Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Kabupaten Tahun 2023
Keji, Pasutri Diduga Lakukan Tindak Asusila ke Teman Pekerja

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 19:46 WIB

Pesta Perceraian Etiskah?

Selasa, 16 Juli 2024 - 18:47 WIB

Ruang Publik Kurang, Pinggir Jalan Pun Jadi

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:30 WIB

Head to Head Parosil – Kotak Kosong

Minggu, 14 Juli 2024 - 16:09 WIB

Menakar Netizen dari Penggunaan “di” Dipisah dan “di” Disambung

Jumat, 12 Juli 2024 - 15:22 WIB

Tradisi Seharga Nyawa

Selasa, 9 Juli 2024 - 17:14 WIB

Tukang Fotokopi Pun Tahu Itu

Minggu, 7 Juli 2024 - 16:12 WIB

Jiwa Binatangnya Tertinggal

Minggu, 7 Juli 2024 - 10:50 WIB

Kala Timnas Pusat Singkirkan Saudara Muslim

Berita Terbaru

Kepala Dishub Lampung, Bambang Sumbago, ketika diwawancarai awak media. (Foto: Luki)

Lampung

Cegah Kerusakan Jalan, Dishub Masif Tertibkan Truk Odol

Minggu, 21 Jul 2024 - 16:11 WIB

Pj. Gubernur Lampung, Samsudin, ketika diwawancarai awak media. (Foto: arsip Luki)

Lampung

Bendungan Marga Tiga Ditarget Rampung Agustus

Minggu, 21 Jul 2024 - 15:34 WIB

Penandatanganan komitmen bersama oleh Kadis Lingkungan Hidup se-kabupaten/kota di Lampung ini menunjukkan keseriusan dalam bersinergi, untuk mengatasi permasalahan sampah secara bersama-sama. (Arie/NK)

Tulang Bawang Barat

Pj Bupati Tubaba Seminar Nasional Pengelolaan Bank Sampah

Minggu, 21 Jul 2024 - 14:50 WIB

Jemaah haji ketika tiba di debarkasi antara. (Foto: Humas)

Lampung

Kloter Terakhir Jemaah Haji Lampung Tiba di Debarkasi Antara

Minggu, 21 Jul 2024 - 14:31 WIB

LMND ketika merayakan milad. (Foto: Ist)

Lampung

LMND Rayakan Milad, Bangun SDM Untuk Visi Indonesia Emas

Minggu, 21 Jul 2024 - 13:03 WIB