oleh

Presiden Dukung Parosil Kembangkan Perkebunan Kopi

Lampung Barat (Netizenku.com): Keseriusan Parosil Mabsus, sebagai Bupati Lampung Barat untuk membela hak rakyatnya, mendapatkan respon dan dukungan positif dari presiden RI Joko Widodo.

Parosil mengaku setelah berkomunikasi langsung dengan Presiden Jokowi tentang potensi kopi Lambar serta keresahan warganya yang tidak mendapatkan hak legalitas atas lahan, menjadikan energy postif untuk terus membangun Lambar.

\”Alhamdulillah apa yang saya sampaikan dengan Pak Presiden, bahwa Lambar meminta dukungan pemerintah pusat terkait pengembangan perkebunan kopi, mendapat dukungan dari beliau (Jokowi,red),\” kata Parosil, Selasa (1/8).

Baca Juga  Suoh-BNS Tidak Terisolir Lagi, Camat Suoh: Terima Kasih Pak Bupati

Dijelaskan Parosil, presiden meminta dirinya untuk terus berkomunikasi dengan kementerian terkait, yakni Kementerian Pertanian untuk terus mengembangkan perkebunan kopi di Lambar.

\”Karena pak presiden sudah merespon positif untuk Lambar mengembangkan perkebunan kopi, yang merupakan potensi unggulan Lambar, maka ke depan kami akan terus jemput bola termasuk dukungan mendirikan sekolah kopi,\” ujar Parosil.

Baca Juga  Membanggakan, PDAM Dan BPRS Lambar Raih Top BUMD 2018 

Bupati kopi ini juga mengatakan, terkait penderitaan 500 KK warga Pekon Sukapura Kecamatan Sumberjaya yang menuntut hak legalitas, juga mendapat respon positif dari presiden.

\”Pak presiden mendukung pemerintah kabupaten untuk membela hak rakyatnya, terkait banyaknya daerah Lambar yang berbatasan dengan hutan lindung dan TNBBS, termasuk derita warga Sukapura yang tidak bisa mendapatkan haknya karena wilayah yang mereka kuasai di klaim masuk kawasan hutan lindung,\” ujar Parosil.

Baca Juga  Tak Ada Rolling, Bupati Lambar Minta Jajaran Tingkatkan Kinerja

Masih menurut Parosil, saat ini kewenangan pusat sudah banyak yang diserahkan kepada Pemerintah Provinsi, termasuk pengelolaan hutan, tambang dan sekolah menengah tingkat atas.

\”Kewenangan pendidikan tingkat SLTA, kehutanan dan tambang sudah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi, jadi kabupaten Lambar harus menjalin komunikasi, untuk percepatan proses penyelesaian program pembangunan kabupaten,\” kata Parosil menyampaikan pesan presiden. (Iwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *