PPKM Level 3 Batal, Dewan Minta Masyarakat Partisipatif

Redaksi

Selasa, 7 Desember 2021 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung minta masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga kondusifitas covid-19 terutama saat nataru.

Berdasarkan statemen Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, pemerintah membuat kebijakan yang lebih seimbang dengan tidak menyamaratakan kondisi seluruh wilayah di Indonesia. Diketahui, hanya ada beberapa kabupaten/kota yang menerapkan PPKM Level 3 saat nataru.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi V DPRD Lampung, Deni Ribowo, mengatakan bahwa sampai dengan hari ini belum ada surat resmi dari pemerintah pusat.

Baca Juga  Gubernur Lampung Hadiri Pelantikan BEM Unila, Tekankan Peran Mahasiswa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita hanya bisa baca statemen Pak Luhut di media. Untuk surat resminya sampai sekarang belum ada, itu sudah saya koordinasikan dengan pihak dinkes,” kata Deni saat dimintai keterangan pada Selasa (7/12).

Menurut dia, meski kondisi covid-19 di Lampung terbilang baik dengan berada pada level 1, pihaknya tetap meminta agar vaksinasi terus berjalan.

Baca Juga  Harga MinyaKita di Lampung Tembus Rp24 Ribu, DPRD Lampung Desak Tambah Pasokan

“Target vaksin kita sudah lebih dari 60 persen. Pasien lama hanya ada satu dua orang saja di RS. Namun kita minta vaksinasi harus tetap berjalan,” ujar politisi Demokrat tersebut.

Kendati demikian, ia khawatir penyebaran gelombang 3 covid dapat menyebar di Lampung saat nataru. Karena itu, ia minta masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjaga kondusifitas.

“Kalau PPKM level 3 dibatalkan, artinya kita tidak bisa larang masyarakat untuk liburan. Namun, masyarakat harus ikut terlibat dalam menjaga kondusifitas ini. Masyarakat juga harus ikut menegur jika kedapatan ada orang yang terlalu berkerumun dan tak memenuhi prokes,” paparnya.

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah

Ia berharap, pihak pengelola wisata berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 dan puskesmas terdekat untuk mencegah hal yang tak diinginkan.

“Tempat wisata di Lampung harus ada tim satgas. Tempat wisata juga harus berkoordinasi dengan puskesmas terdekat. Penegakan hukum oleh satgas juga harus tegas,” pungkasnya.(Agis)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Kunci Anggaran BPJS Kesehatan Rp125 Miliar di 2026, Jamin Warga Tak Putus Berobat
Konsolidasi di Anak Ratu Aji, Golkar Lampung Tengah Targetkan Menang Pemilu
Gubernur Lampung Ajak Kemenkeu Orkestrasi Hilirisasi dan Ekonomi Lampung
Komitmen Gubernur Lampung Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Lampung
DPRD Lampung Optimistis Koperasi Desa Majukan Ekonomi Warga
DPRD Lampung Soroti Peningkatan Kasus HIV
I Made Suarjaya Minta Kisruh Pimpinan Lamteng Diselesaikan
Pemprov Lampung Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:49 WIB

Pemprov Lampung Kunci Anggaran BPJS Kesehatan Rp125 Miliar di 2026, Jamin Warga Tak Putus Berobat

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:49 WIB

Konsolidasi di Anak Ratu Aji, Golkar Lampung Tengah Targetkan Menang Pemilu

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:05 WIB

Gubernur Lampung Ajak Kemenkeu Orkestrasi Hilirisasi dan Ekonomi Lampung

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:38 WIB

Komitmen Gubernur Lampung Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Lampung

Senin, 18 Mei 2026 - 21:25 WIB

DPRD Lampung Soroti Peningkatan Kasus HIV

Senin, 18 Mei 2026 - 15:39 WIB

I Made Suarjaya Minta Kisruh Pimpinan Lamteng Diselesaikan

Senin, 18 Mei 2026 - 14:41 WIB

Pemprov Lampung Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih

Senin, 18 Mei 2026 - 14:14 WIB

Sekber Konstituen Dewan Pers Provinsi Lampung Datangi KPPG

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Dukung Polda Lampung Tindak Tegas Pelaku Begal

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:52 WIB