Ponpes Alwustho Kenalkan Metode Cepat Hafal Al-Qur\’an Pertama Kali di Lampung

Redaksi

Selasa, 10 April 2018 - 01:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Pondok pesantren (Ponpes) Alwustho, Pekon Rejosari, Pringsewu memperkenalkan metode cepat menghafal Al-Qur\’an. Terlihat antusias ratusan santri putra dan putri saat mendengarkan penyampaian dari KH Lukman Hakim asal Cirebon tentang cara cepat menghafal Al-Qur\’an, Senin (9/4).

Tak luput juga pengasuh pondok pesantren Alwustho, KH Nasihin beserta jajaran yang khusyuk mendengarkan setiap ilmu yang keluar dari penyampaian KH Lukman Hakim.

Baca Juga  Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu

KH Lukman Hakim dalam arahannya mengatakan, metode menghafal Al-Qur\’an dengan cepat dan menyenangkan ini yakni dengan cara sama seperti bermain. Atau yang lebih dikenal dengan sebutan metode ILHAMKA, yang memadukan 7 jenis kecerdasan yakni kecerdasan visual, linguits, matematik, genestetik, fisika, interpersonal dan trapisional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu

\”Metode ini berbasis listening yakni mendengarkan dan menghafal. Ketika menghafal, kita menggunakan organ tubuh seperti tangan dan muka, yaitu dengan cara berhadap hadapan,\” jelasnya.

Menurutnya, metode ini secara resmi dikenalkan dan digunakan secara resmi sejak tahun 2015. Dan alhamdulillah sudah banyak yang berhasil. \”Untuk ukuran lama menghafal satu halaman Al-Qur\’an, butuh waktu 60 menit. Jadi, untuk menghafal Al-Qur\’an, hanya butuh waktu 600 jam. Akan tetapi dikembalikan lagi kepada si penghafal. Dalam satu hari mau mendedikasikan berapa jam untuk menghafal,\” ucapnya.

Baca Juga  Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu

Menurutnya, di Lampung sendiri, rupanya metode ini baru dikenalkan pertama kali, yakni di Ponpes Alwustho, Rejosari, Pringsewu. (Darma)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 15:55 WIB

Pengangkatan Petugas MBG Jadi Pegawai Negara, DPRD Lampung Soroti Nasib Guru Honorer

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:34 WIB

PKB Tetapkan Chusnunia sebagai Ketua DPW Lampung 2026–2031

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:52 WIB

Pemprov Lampung Siapkan PKN Tingkat II 2026

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:06 WIB

Kominfo dan PPPA Lampung Perkuat Sinergi PUSPAGA

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:35 WIB

DPRD Lampung Dukung Rencana Pabrik Rokok HS di Lampung Timur

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:59 WIB

HGU SGC Dicabut, Triga Lampung, Negara Harus Pastikan Tak Ada Kelebihan Lahan

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:52 WIB

Yozi Rizal Minta Pemerintah Pusat Transparan soal Pencabutan HGU Anak Usaha SGC di Lampung

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:41 WIB

Rokok Ilegal Marak, DPRD Lampung Dorong Penindakan Menyeluruh

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Imigrasi Kalianda Gelar Syukuran Hari Bakti ke-76

Senin, 26 Jan 2026 - 18:48 WIB