Polemik Tanah Adat Pesawaran Belum Temui Titik Terang

Redaksi

Selasa, 29 Oktober 2019 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Proses penanganan tanah adat yang diklaim milik aset dan kekayaan mutlak Kebandakhan Makhga Adat 4 Waylima Sebatin, yang terletak di Dusun Rawa Kijing Desa Sendang Garut Kecamatan Waylima hingga saat ini belum menemui titik terang, bahkan nampaknya terkesan jalan ditempat. Padahal sudah jelas terkait persoalan itu Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona berjanji akan segera menyelesaikannya dengan membentuk dan menerjunkan tim guna menyelesaikan polemik tersebut.

Anehnya yang menjadi pertanyaan Asisten II, Munzir Zen yang ditunjuk sebagai ketua tim oleh bupati hingga saat ini malah belum mengantongi SK dari bupati.

\”Tim sudah dibentuk, karena sebenarnya sebelum tim dibentuk kita sudah melakukan rapat-rapat pendahuluan dengan memanggil komponen-komponen masyarakat terkait, untuk duduk bersama guna menunjukan dokumen itu, kalau tidak salah kita sudah 4 kali rapat,\” aku Asisten II Munzin Zen saat ditemui, Selasa (29/19).

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, dia mengakui meskipun tim sudah dibentuk dan sudah melakukan beberapa kali pertemuan, pihaknya hingga saat ini belum memegang SK dari bupati. \”Untuk hal ini saya bukan ketua hanya sebagai pelaksana mengenai SK bukan belum ada, sudah ada tinggal kita ambil saja,\” sergahnya.

Lebih lanjut dia mengutarakan untuk permaslahan ini pihaknya tidak bisa gegabah menyimpulkan tentang polemik tanah tersebut.

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

\”Persoalan ini bukan lambat atau  cepatnya, kita tidak bisa langsung menyimpulkan, kita harus tahu dulu jumlah penduduk, berapa luas wilayahnya, sudah berapa yang sudah bersertifikat, dan itu tidak mungkin mau diklaim semua juga dan tidak mungkin juga kita usir, karena secara hukum mereka juga penduduk warga republik andan jejama, jadi ini butuh tahapan kalau memang tanah ini bersertifiakat kita akan pelajari dulu bagai mana riwayatnya. Semua harus melalui tahapan, saat ini masih dalam tahap verifikasi dan pengumpulan data kita akan lihat dulu sejauh mana asal-muasal mereka warga dapat tanah itu dari siapa apakah warisan atau jula beli,\” ucapnya.

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

Sebelumnya lantaran permasalahan tersebut tak kunjung ada titik terang, melalui Ketua Ajang Sebatin, Paduka Firman Rusli, sempat melakukan audensi bersama bupati Pesawaran, menyatakan lahan pesawahan dan juga dataran tanah yang ada di Rawakijing Desa Sindang Garut merupakan aset dan kekayaan mutlak Kebandakhan Makhga Adat 4 Waylima.

Bahkan Bupati Dendi sendiri tidak tinggal diam terkait polemik itu, dirinya berjanji akan menyelesaikan permasalahan tanah adat milik adat Sebatin ini. Dengan secepatnya membentuk tim khusus guna menuntaskan permasalahan tanah adat yang berada di wilayah Rawakijing tersebut. (Soheh)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:39 WIB

HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:04 WIB

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Selasa, 28 April 2026 - 18:08 WIB

Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Jumat, 24 April 2026 - 19:40 WIB

Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Selasa, 21 April 2026 - 13:20 WIB

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Senin, 22 Desember 2025 - 14:24 WIB

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab

Berita Terbaru

Pringsewu

Kemendagri Dukung Pengembangan Mocaf di Pringsewu

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:37 WIB