PLTSa Batal, Pemkot Produksi Briket untuk PLTU Tarahan

Redaksi

Selasa, 23 Maret 2021 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Kota Bandarlampung Khaidarmansyah usai rapat virtual bersama pemerintah pusat di Ruang Command Center Pemkot setempat, Selasa (23/3). Foto: Netizenku.com

Kepala Bappeda Kota Bandarlampung Khaidarmansyah usai rapat virtual bersama pemerintah pusat di Ruang Command Center Pemkot setempat, Selasa (23/3). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Rencana Pemerintah Kota Bandarlampung membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dialihkan dengan memproduksi briket memanfaatkan sampah di TPA Bakung.

\”Dulu rencana kita itu energi yang dihasilkan listrik oleh sampah dan dibeli PLN, yang boleh beli listrik itu kan PLN. Kalau PLN enggak mau beli, mau dijual kemana karena PLN sendiri sudah surplus,\” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bandarlampung, Khaidarmansyah, Selasa (23/3).

Namun usai dilakukan survei dan studi pengkajian bersama Kementerian PUPR, lanjut dia, Bandarlampung cocok memproduksi briket.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta

\”Briket itu kayak batubara. Jadi sampah itu nanti diolah menjadi briket yang akan dibeli PLTU Tarahan. Jadi PLN-nya janji dia kan beli itu. Dalam sehari ada 900 ton sampah di TPA Bakung yang akan kita olah,\” ujar Khaidarmansyah.

Dalam rapat virtual bersama pemerintah pusat di Command Center Pemkot, PLN akan membantu Pemda untuk mengatasi masalah sampah, dengan catatan, sampah itu bisa jadi listrik atau briket.

\”Tadi yang dibahas khusus untuk briket, kalau untuk listrik itu hanya 10 kota yang ada di Indonesia. Di luar 10 kota itu harus pakai briket,\” kata dia.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Saat ini pihak ketiga yang siap bekerja sama membantu pemerintah kota adalah PT WIKA (Wijaya Karya).

\”Di samping itu kita cari lagi pembanding paling tidak ada 2 perusahaan, mana yang lebih efisien dan menguntungkan kita, akan kita pakai membangun instalasi pengolahan sampah jadi briket,\” ujar dia.

Khaidarmansyah menjelaskan tidak semua sampah bisa diolah menjadi briket sehingga sampah di TPA Bakung akan dipilah-pilah terlebih dulu.

\”Sampah harus dipisah dulu, plastik dan kaca enggak bisa. Produktifitasnya tergantung sampah kita itu, mana yang bisa jadi briket dan tidak bisa jadi briket,\” kata dia.

Baca Juga  Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan

Sebelum membangun pengolahan briket di TPA Bakung, pemerintah kota akan mengadakan studi banding ke Tangerang untuk mempelajari pengolahan limbah hasil produksi briket dan dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat sekitar.

\”Pasti akan kita kaji. Untuk amdalnya dibuat oleh ahlinya, mudah-mudahan tidak ada pencemaran lingkungan, masyarakat sekitar tidak dirugikan. Pelaksanaannya sesegera mungkin, pokoknya tahun ini sudah jalan,\” pungkas dia.

Pengolahan sampah menjadi briket diharapkan dapat mengatasi persoalan sampah di Kota Bandarlampung dan wilayah sekitarnya karena pemerintah kota juga akan menerima sampah dari daerah lainnya seperti Pringsewu, Pesawaran, dan Lampung Selatan. (Josua)

Berita Terkait

Rayakan HUT ke-344, Warga Bandar Lampung Sukses Bikin Kota Jadi ‘Pelangi’ Pagi-Pagi
Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta
HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas
Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan
HUT ke-344 Bandar Lampung, Eva Dwiana Fokus Atasi Banjir dan Benahi Infrastruktur
HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan
Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:59 WIB

Jihan Pimpin Rakor Percepatan Eliminasi TBC di Lampung Selatan

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:18 WIB

Genjot Roda Ekonomi, DPRD Lampung Desak OPD Percepat Serapan Anggaran 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:43 WIB

Setahun Kepengurusan IJP Lampung, Dari Solidaritas Menuju Kontribusi

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:25 WIB

Budhi Condrowati Minta Pemprov Lampung Cicil Utang BPJS Rp105 Miliar

Senin, 22 Juni 2026 - 18:29 WIB

Warning Keras Ketua DPRD Lampung, Jangan Main-main dengan Program Makan Bergizi Gratis

Senin, 22 Juni 2026 - 17:28 WIB

APPMBGI Lampung Dikukuhkan, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis di 15 Kabupaten/Kota

Senin, 22 Juni 2026 - 17:26 WIB

Sekber Lampung Soroti Pihak yang Teriak Paling Kencang Saat MBG Dibenahi

Senin, 22 Juni 2026 - 12:26 WIB

Massa Turun ke Jalan Membawa Pesan Sederhana, Koruptor Masuk Penjara, MBG Tetap Jalan

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Buka Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:53 WIB

Pringsewu

Bupati Pringsewu Bekali Mahasiswa ITERA Jelang KKN 2026

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:50 WIB