BERBAGI

Pesawaran (Netizenku.com): Upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran penularan Corona Virus Disease (Covid-19) terus dilakukan. Seperti di Kabupaten Pesawaran, selain sudah melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum, dalam waktu dekat ini juga akan membagikan 20.000 masker secara gratis.

“Selain penyemprotan, kita juga akan membagikan 20.000 masker secara gratis.Tapi persoalannya barangnya belum ada, sudah kita order tapi barangnya masih PO,” janji Bupati, Dendi Ramadhona saat dirinya terjun langsung melakukan penyemprotan disinfektan di Puskesmas rawat inap Gedongtataan bersama Diskes dan BPBD, Senin (23/3).

Selain membagikan masker gratis, pihak Pemkab juga berencana dalam waktu dekat ini akan terjun langsung ke masyarakat guna melakukan pemeriksaan.

“Ini akan kita lakukan secara berbarengan, kita mulai pada tanggal 26 hingga 28 Maret, sekaligus kita juga akan membersihkan tempat-tempat ibadah, sekolah, pasar dan restoran.Terutama di beberapa daerah yang kita anggap ada hubungannya dengan penyebaran virus Corona,” kata Dendi.

Lebih lanjut, Dendi mengutarakan, selain upaya pencegahan, dirinya bekerjasama dengan pihak terkait akan memberikan pelatihan terhadap seluruh aparatur desa terkait bagaimana penanganan apa bila ada orang yang memang menunjukan gejala virus Corona.

“Kita juga akan melakukan pelatihan terkait hal itu, melalui relawan bentukan dinas sosial, TKSK dan Tagana itu yang nanti akan turun ke desa-desa untuk memberikan sosialisasi preventif terhadap aparatur-aparatur desa terkait bagai mana penanganan apa bila ada orang yang memang menunjukan gejala Corona,” ungkapnya.

Maka Dendi mengimbau kepada seluruh masyarakat Pesawaran untuk jangan pernah menganggap remeh virus tersebut dan juga jangan panik.

“Jangan menganggap remeh terkait penyebaran wabah penyakit ini, tapi juga tidak perlu kita panik, sehingga menyebabkan semunya kacau, jadi saya mau semua masyarakat bisa membatasi dirinya, harus bisa memproteksi diri, dengan cara masyarakat banyak di rumah, itu saja sudah membantu menekan angka penyebaran virus Corona,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, kepada seluruh organisasi apa bila ada kegiatan yang ingin berbentuk keramaian untuk ditunda dulu, karena sudah ada maklumat dari Kapolri dan Perpresnya termasuk pesta pernikahan, terkeculai menyediakan fasilitas diksinfektan untuk menyeterilkan tamu undangan atau keluarganya.

Sementara itu saat ditanya apakah di Kabupaten Pesawaran bakal ada penambahan libur sekolah seperti yang dilakukan di Bandarlampung, Dendi belum dapat mamastikan.

“Untuk penambahan libur hingga hari ini belum, meskipun di Bandarlampung sudah diberlakukan, saya dengar hingga 12 April, kemungkinan kita ada penambahan dan kita pasti ikut, tapi kita belum tahu sampai tanggal berapa, kalau mengikuti nasional KLB diperpanjang sampai¬† 29 mei, kita mungkin sampai April dulu, kita mengikuti perkembangan penyebaran virus ini,” pungkasnya. (Soheh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here