oleh

Peringati Hari Kartini, Ibu-ibu Forkopimda Unjuk Gigi Jadi Model Busana Sehari

Lampung Tengah (Netizenku.com): Ada suatu yang unik dalam perayaan Hari Kartini yang digelar di gedung sesat Agung Nuwo Balak, Lampung Tengah. Ya, dalam perayaan tersebut, Ibu-ibu dari Forkopimda menampilkan peragaan model busana. Meski bukan tampil di atas catwalk, puluhan ibu-ibu ini tampak asyik berjalan sesekali berdendang dengan irama musik yang mengiringinya.

Plt Ketua Penggerak PKK, Ellya Loekman yang hadir dalam acara tersebut, mengajak seluruh kaum perempuan di Bumi Beguwai Jejamo Wawai untuk berpikir cerdas dengan ikut serta meningkatkan perannya dalam pembangunan dari segala hal.

Baca Juga  Bupati Lamteng Lepas 388 Calhaj

\”Dengan bisa berbuat di mana pun kita tinggal, itu sudah salah satu wujud kita dalam menghargai hari Kartini. Dengan demikian, tidak mengurangi peran kita sebagai ibu dalam membina Keluarga, tetapi saya mengajak ibu-ibu untuk pandai menempatkan fungsi kita sebagai ibu rumah tangga dan sebagai abdi masyarkat,\” imbuhnya, di sela acara.

Dirinya juga mengatakan harus bangga pada Pemerintah daerah Lampung Tengah karena sudah banyak menempatkan kaum ibu yang berada di jajaran perkantoran.

\”Dengan banyaknya potensi diri yang di miliki kaum perempuan di Lampung Tengah ini, bisa terus kita kembangkan agar kiprah perempuan dalam Pembangunan semakin nyata,\” tutupnya.

Baca Juga  Meski Melanggar, Caleg Tetap Nekad Pasang Foto di Angkot

Sementara, Plt Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto mengatakan, melalui peringatan Hari Kartini tahun ini, dia mengajak seluruh kaum perempuan untuk lebih mengenal sosok Kartini sebagai pahlawan perempuan Indonesia yang telah mempelopori dan menggugah semangat kaum perempuan Indonesia beremansipasi sesuai dengan harkat dan martabatnya.

Sebab, lanjutnya, sejarah telah mencatat berkat perjuangan Kartini, perempuan Indonesia mulai maju dan sadar akan hak-haknya sebagai insan yang hidup merdeka dan terhormat sesuai dengan kodratnya.

Baca Juga  Loekman Hadiri Rakornas dan Evaluasi Program PMD

“Saat ini nilai-nilai dan budaya yang berlaku di masyarakat telah dapat menerima kesetaraan perempuan dengan laki-laki  dalam kehiduan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Ada beberapa posisi penting dan membanggakan telah diperankan oleh perempuan. Kita ketahui bersama telah banyak perempuan-perempuan yang menduduki posisi penting di Pemerintahan, ini suatu kemajuan yang sangat pesat dan membanggakan,\” jelasnya.

Loekman juga mengingatkan kepada seluruh kaum perempuan agar dapat tetap menjaga kehormatan rumah tangganya dengan tetap menjadi pengayom bagi keluarga dan anak-anaknya serta menjadi contoh teladan dan dapat menciptakan keluarga yang berkualitas.(Sansurya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *