Penetapan KPU Tubaba Tak Akomodir Keterwakilan Perempuan

Redaksi

Rabu, 20 November 2019 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Hasil rekrutmen Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menjadi polemik, ini lantaran tidak mengakomodir amanah UU nomor 7 tahun 2017 pasal 10 ayat (7) yang memperhatikan keterwakilan perempuan. Bunyi Undang-undang pasal 10 ayat (7) tersebut yakni komposisi keanggotaan KPU Provinsi/kabupaten/kota memperhatikan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen.

Padahal Novi Misriyanti, S.Kep warga tiyuh Pulung Kencana, kecamatan Tulangbawang Tengah merupakan satu-satunya perempuan yang mengikuti rekrutmen calon komisioner KPU Tubaba untuk periode 2019-2024. Bahkan, hasil Computer Assisted Test (CAT) mendapatkan nilai tertinggi dari calon lainnya se-kabupaten setempat dengan nilai 69,40. Tidak hanya itu, Novi juga lulus mengikuti ujian psikotest, psikologi, dan wawancara sehingga dapat masuk 10 besar.

Baca Juga  Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Sementara itu, berdasarkan hasil penetapan calon anggota KPU kabupaten/kota Provinsi Lampung periode 2019-2024 nomor: 71/SDM.13-Pu/05/KPU/XI/2019 yang ditetapkan sesuai keputusan KPU RI nomor:1495/SDM.13-Kpt/05/KPU/XI/2019 dikeluarkan di Jakarta pada 19 November 2019 dan ditandatangani oleh Ketua KPU Pusat, Arief Budiman urutan peringkat teratas di kabupaten Tubaba yakni Cecep Ramdani (1), Wirda Jaya (2) Yudi Agusman (3), Johansyah (4), dan Fahmi Firmansyah (5), sementara satu-satunya calon dari keterwakilan perempuan Novi Misriyanti masuk di urutan ke 6 dari 10 besar calon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan KPU Pusat tersebut disayangkan oleh satu-satunya calon keterwakilan perempuan di Kabupaten Tubaba yang masuk urutan keenam tersebut, Novi mengatakan, dirinya mengaku masuk dalam calon yang mendapatkan nilai CAT tertinggi dari calon lain di Tubaba.

Baca Juga  DPC PDIP Tubaba Gelar Musancab, Target 10 Kursi Pemilu 2029

Bahkan, satu-satunya calon perempuan yang masuk di 10 besar, sedangkan di daerah lain yang keterwakilan perempuan masuk di 10 besar diketahuinya diakomodir untuk memenuhi keterwakilan perempuan 30 persen dalam keanggotaan komosioner KPU sesuai amanah UU nomor 7 tahun 2017 untuk memperhatikan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen.

\”Ini menjadi sebuah pertanyaan besar, kenapa dan ada apa?,\” kata dia saat dikonfirmasi Netizenku.com, terkait tidak masuknya dalam 5 besar penetapan KPU RI, Rabu (20/11).

Novi mengaku setelah menelusuri penyebab pihaknya tidak masuk 5 besar dalam penetapan keputusan KPU RI, ini lantaran isu yang berkembang suaminya merupakan mantan caleg Pemilu serentak 2019 lalu, padahal saat ini suaminya telah lama mengundurkan diri dan vakum dari parpol sejak 26 September lalu.

Baca Juga  Sekretariat DPRD Tubaba Anggarkan Rp165 Juta untuk THR Dewan

\”Kalau memang ini menjadi ganjalan, kenapa nama saya masih masuk di 10 besar, kenapa saya tidak di diskualifikasi dari awal sejak pemberkasan, dan juga saya tidak pernah masuk atau tergabung dari Parpol manapun,\” sesalnya.

Menurut Novi bahkan dalam syarat untuk mendaftar menjadi calon anggota komosioner KPU tidak dicantumkan persyaratan tersebut, sehingga dirinya tetap mendaftar dalam rekrutmen calon komisioner.

\”Ini sangat disayangkan, jika memang ini ganjalannya. Calon komisioner lain di Tubaba juga mempunyai hubungan keluarga dengan salah satu ketua parpol,\” tukasnya. (Arie)

Berita Terkait

Sekretariat DPRD Tubaba Anggarkan Rp165 Juta untuk THR Dewan
Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa
Kejari Tubaba Periksa 30 Saksi Dugaan Penyimpangan Program Revolving Sapi
Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan
Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu
Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri
Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor
Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:14 WIB

PWI Pringsewu Bagikan Daging dan THR Jelang Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:45 WIB

Rahayu Sri Astutik Riyanto Dikukuhkan Jadi Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:29 WIB

Viral Tawuran Bawa Klewang, Polisi Tangkap 8 Remaja Geng Motor di Pringsewu

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:28 WIB

Pangdam XXI Radin Inten Resmikan Jembatan Garuda Penghubung Dua Pekon di Pringsewu

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:40 WIB

DPD Pekat IB Pringsewu Berbagi Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 2 Maret 2026 - 20:12 WIB

PWI Pringsewu Berikan Penghargaan kepada Kapolres atas Sinergi Bersama Insan Pers

Senin, 2 Maret 2026 - 20:11 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Senin, 2 Maret 2026 - 20:05 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan LKPJ 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Berita Terbaru

PLT Kadis PU-PR Kabupaten Pesawaran, Davit. Foto: Soheh/NK.

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Mar 2026 - 21:03 WIB

Pringsewu

PWI Pringsewu Bagikan Daging dan THR Jelang Lebaran

Kamis, 19 Mar 2026 - 12:14 WIB

Pesawaran

Bupati Pesawaran Tinjau Pospam Mudik

Kamis, 19 Mar 2026 - 12:07 WIB

Lampung Selatan

Kehadiran Bupati Egi Warnai Buka Puasa PWI Lampung Selatan

Kamis, 19 Mar 2026 - 12:05 WIB