Peneliti Filologi Asal Belanda Telisik Kebenaran Naskah Kuno di Tubaba

Redaksi

Minggu, 19 Maret 2023 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Sejarah peradaban zaman para leluhur terdahulu tentu banyak yang belum diketahui oleh masyarakat terkini sebagai generasi pewarisnya.

Padahal di nusantara, kebenaran sejarah terdahulu telah banyak dibuktikan mulai dari adanya tempat, arca, bangunan hingga barang-barang dengan berbagai jenis dan keunikannya masing-masing yang diturun-temurunkan oleh pemiliknya, ada juga yang telah tersimpan rapih di museum.

Di Tiyuh (Desa) Gedung Ratu, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Provinsi Lampung, juga tidak sedikit terdapat peninggalan-peninggalan leluhur nenek moyang mereka disana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tangan Agustam Subandi Gelar Stan Kepalo Mergo dan Nursali Gelar Tuan Ngeci Mergo barang-barang berupa naskah, buku-buku sejarah terdahulu hingga keris dan tanduk banteng yang memiliki delapan sisi bertulis aksara Lampung kuno itu masih tersimpan rapih hingga saat ini.

Baca Juga  TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga

Akhirnya dari keberadaan itulah menarik Dick Van Der Meij seorang peneliti Filologi asal Belanda untuk mengunjungi Tiyuh Gedung Ratu. Dia datang untuk menelisik sejarah kebenaran dari naskah kuno dan barang-barang tua tersebut.

“Jumlah naskah kuno di Indonesia banyak, termasuk Lampung, ada yang bertuliskan melayu, arab, jawa. Macam-macam contoh naskah ada yang dari daun lontar, bahkan ada juga dari tanduk kerbau. Kita cari naskah kuno yang tidak biasa agar keanekaragaman tidak hilang,” kata Dick, Minggu (19/3).

Baca Juga  Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan

Sembari melakukan observasi juga penelitian manuskrip bersama Juaini Bandarsyah, Kepala Tiyuh Gedung Ratu, Dick Van Der Meij mengatakan kebanyakan isi naskah menceritakan kehidupan dimasa lampau.

“Kita mengecek naskah kuno di Gedung Ratu Tubaba, sehingga dari naskah juga dapat menggambarkan peradaban kehidupan dimasa lampau,” ujarnya.

Benar saja, ketika Agustaman Subandi membacakan naskah kuno berbahasa Lampung yang dimilikinya, cerita di masa lampau terkait keturunan hingga wilayah di sekitar sana tertuang lengkap pada tulisan di setiap lembarnya.

Oleh sebab itu, Dick Van Der Meij meminta para pemilik naskah dan barang-barang tua tersebut untuk merawat dan menjaganya sehingga dapat menjadi bukti ada peradaban di masa lampau secara turun-menurun.

Baca Juga  Maknai Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tubaba Gerakkan Korve Serentak Bersihkan Lingkungan

Nantinya, hasil observasi dan penelitian manuskrip yang dilakukan Dick Van Der Meij ini bakal didokumentasikan secara digital melalui program Dreamsea.

“Kita mendokumentasikan naskah itu secara digital, agar tetap ada sehingga mudah terakses dan tidak mudah rusak melalui program Dreamsea. Kita coba menjaga agar tetap utuh, menariknya naskah itu untuk kita telusuri. Dunia naskah Indonesia masih terbatas secara nasional, banyak juga naskah kuno Lampung yang tidak diketahui,” tandas pria berbangsa Belanda kelahiran tahun 1956 itu.

Kehadiran Dick Van Der Meij di sana juga disambut Umar Ahmad, mantan Bupati Tubaba serta Arif Anggota DPRD setempat.(Arie/Leni)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

Berita Terbaru

Pringsewu

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Minggu, 4 Okt 2026 - 21:07 WIB