Pemprov Upayakan Jaga Ketersediaan Migor Minyakkita

Redaksi

Minggu, 19 Februari 2023 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berupaya menjaga ketersediaan pasokan minyak goreng salah satunya MinyaKita di daerahnya.

“Berkurangnya stok MinyaKita di pasaran tidak hanya terjadi di Lampung tapi secara nasional, sehingga daerah akan mengikuti kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat terkait hal ini,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Elvira Umihanni, di Bandarlampung, Rabu (8/2).

Ia akan berupaya menyediakan pasokan minyak goreng, salah satunya MinyaKita untuk memenuhi konsumsi masyarakat di daerahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Akan diupayakan untuk pemenuhan pasokan di pasaran, sebab Kementerian Perdagangan juga mengatakan bahwa pemerintah dan produsen telah sepakat meningkatkan tambahan suplai minyak goreng kemasan dan curah sebanyak 450 ribu ton per bulan selama tiga bulan ini,” katanya.

Baca Juga  Dishub Lampung Siapkan Strategi Ketat Angkutan Lebaran 2026, Antisipasi Lonjakan di Bakauheni

Ia mengharapkan pada pertengahan bulan MinyaKita bisa dikemas dan didistribusikan lagi ke masyarakat, setelah ada kebijakan DMO dan penambahan suplai minyak goreng.

“Kemarin sudah dikomunikasikan kepada pemerintah pusat untuk melakukan pengawasan pengemasan MinyaKita di setiap daerah, jangan sampai daerah yang pengemasannya sedikit sehingga distribusinya terhambat,” ucapnya.

Ia melanjutkan di Lampung tercatat hanya memiliki satu perusahaan pengemasan dan satu perusahaan produsen yang mengemas MinyaKita.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong Penguatan SDM dan Digitalisasi UMKM Lampung

“Sekarang mereka belum mengemas lagi mudah-mudahan bulan ini bisa dikemas dan bisa didistribusikan, akan terus dibantu untuk koordinasi agar konsumsi tidak terkendala,” tambahnya.

Menurut dia, berkurangnya pasokan MinyaKita terjadi akibat sejumlah hal, salah satunya akibat adanya penerapan kebijakan bahan bakar nabati biodiesel B35 sebagai alternatif penggunaan bahan bakar fosil.

“Penerapan B35 ini bisa jadi salah satu dampaknya juga, karena pilihan bisnis bila dilihat dari margin jauh lebih tinggi dari pada untuk minyak goreng maka akan lebih memilih yang nilai profitnya tinggi,” kata dia lagi.

Baca Juga  Gubernur Lampung Hadiri Pelantikan BEM Unila, Tekankan Peran Mahasiswa

Ia mengatakan meski ada permasalahan tersebut pemerintah daerah akan berupaya berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta perusahaan produsen CPO agar dapat memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri.

“Di sini ada empat perusahaan produsen dan eksportir. Mereka harus penuhi porsi DMO satu banding enam kalau tidak mereka tidak dapat persetujuan ekspor. Jadi kami akan terus mencoba berkomunikasi agar konsumsi minyak goreng bagi masyarakat tidak terganggu,” kata dia. (Dea)

Berita Terkait

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata
DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat
Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata
Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB
Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata
Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal
Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas
Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:30 WIB

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Berita Terbaru