Pemprov Lampung Intensif Pantau Harga Pangan Jelang Nataru 2026

Tauriq Attala Gibran

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Provinsi Lampung meningkatkan kesiapsiagaan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran.

Lampung (Netizenku.com): Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, M. Zimmi Skil, turun langsung ke Pasar Kangkung, Bandar Lampung, Sabtu (27/12/2025), guna memantau harga kebutuhan pokok dan memastikan pasokan tetap aman menjelang pergantian tahun.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, sejumlah harga bahan pokok terpantau relatif stabil. Beras medium merek SPHP (Bulog) dijual seharga

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rp12.000 per kilogram, sementara beras premium merek Dua Koki dijual Rp15.000 per kilogram. Harga gula pasir curah tercatat Rp17.500 per kilogram, minyak goreng curah Rp18.000 per liter, dan minyak goreng kemasan SuncoRp22.000 per liter.

Baca Juga  Konflik Gajah-Manusia, DPRD Lampung Sambut Baik Langkah Presiden

Untuk komoditas protein, daging sapi dijual Rp130.000 per kilogram, sedangkan telur ayam broiler berada di kisaran Rp28.000 per kilogram.

“Untuk harga sudah mulai stabil. Sebelumnya cabai sempat mengalami kenaikan, namun sekarang cabai merah sudah turun menjadi sekitar Rp45.000 per kilogram,” ujar Zimmi.

Sementara itu, harga cabai rawit hijau dan cabai rawit merah (cabai setan) masing-masing dijual Rp70.000 per kilogram. Bawang merah dijual Rp40.000 per kilogram, bawang putih honan Rp35.000 per kilogram, dan bawang bombay juga Rp35.000 per kilogram.

Baca Juga  Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah

Pemerintah Provinsi Lampung memastikan ketersediaan bahan pokok aman dan harga relatif terkendali hingga awal tahun 2026. Pengawasan intensif dilakukan melalui kunjungan langsung ke pasar-pasar tradisional sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan permintaan masyarakat jelang hari besar keagamaan dan pergantian tahun.

“Menjelang Nataru kami turun langsung ke lapangan untuk mengecek harga-harga barang kebutuhan pokok. Alhamdulillah, berdasarkan pantauan, stok bahan pokok di pasaran aman dan mencukupi,” jelasnya.

Baca Juga  Bimtek LKKS 2025, Wagub Jihan Tekankan Kepedulian Sosial

Sebelumnya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga melakukan kunjungan kerja ke Pasar Way Batu, Kabupaten Pesisir Barat, untuk memantau langsung harga kebutuhan pokok, khususnya komoditas cabai, menjelang Nataru. Gubernur berdialog dengan para pedagang dan memastikan harga tetap terkendali.

Gubernur Lampung menegaskan komitmennya dalam menjaga Indeks Perkembangan Harga (IPH) bahan pokok di pasar tradisional seluruh Provinsi Lampung. Ia menginginkan harga di tingkat petani berada di atas HPP (Harga Pokok Produksi), namun tetap memastikan masyarakat memperoleh harga kebutuhan pokok sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) atau HAP (Harga Acuan Pemerintah). (*)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi
Triga Lampung Temui Kemenhan, Bahas Keberlanjutan Lahan Tebu Eks SGC
Kempeskan Ban Mobil Mahasiswa, Anggota DPRD Lampung Terancam Sidang Etik
KONI Lampung Intensif Pantau Atlet Berprestasi Jelang PON 2028 dan Persiapan Tuan Rumah PON 2032
KONI Riau Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah PON 2032
Pemprov Lampung Prioritaskan Pembangunan Jembatan Kali Pasir untuk Akses Sekolah
Yusnadi, Sesalkan Kebijakan RSUD Sukadana yang Wajibkan Pasien Gunakan Ambulans Rumah Sakit Saat Rujukan
TRIGA Lampung Kepung Kejaksaan Agung–KPK, Bongkar Dugaan Oligarki Gula, Pajak, dan Politik Uang

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:02 WIB

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Senin, 2 Februari 2026 - 21:18 WIB

Triga Lampung Temui Kemenhan, Bahas Keberlanjutan Lahan Tebu Eks SGC

Senin, 2 Februari 2026 - 17:28 WIB

Kempeskan Ban Mobil Mahasiswa, Anggota DPRD Lampung Terancam Sidang Etik

Senin, 2 Februari 2026 - 13:53 WIB

KONI Lampung Intensif Pantau Atlet Berprestasi Jelang PON 2028 dan Persiapan Tuan Rumah PON 2032

Senin, 2 Februari 2026 - 13:38 WIB

KONI Riau Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah PON 2032

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:51 WIB

Yusnadi, Sesalkan Kebijakan RSUD Sukadana yang Wajibkan Pasien Gunakan Ambulans Rumah Sakit Saat Rujukan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:18 WIB

TRIGA Lampung Kepung Kejaksaan Agung–KPK, Bongkar Dugaan Oligarki Gula, Pajak, dan Politik Uang

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:13 WIB

Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Sinergi Optimalisasi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Selasa, 3 Feb 2026 - 00:02 WIB

Lampung

KONI Riau Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah PON 2032

Senin, 2 Feb 2026 - 13:38 WIB