Pemkot Sediakan 5.000 Rapid Test Kit Bagi Pengunjung Bandarlampung

Redaksi

Jumat, 23 Oktober 2020 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bandarlampung, Ahmad Nurizky, di ruang kerjanya Jumat (23/10). Foto: Netizenku.com

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bandarlampung, Ahmad Nurizky, di ruang kerjanya Jumat (23/10). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Menjelang hari libur cuti bersama pada 28 Oktober-2 November, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung membuka posko pemeriksaan rapid test drive through (layanan jalan tes cepat) Covid-19 di wilayah perbatasan.

Pemkot melalui Tim Satgas Penanganan Covid-19 membuka posko di 2 pintu utama yang memasuki Bandarlampung.

Posko pertama di pintu gerbang masuk Bandarlampung dari arah Natar Lampung Selatan, di depan Kantor Dinas PU atau Dinas Kehutanan Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian posko kedua di pintu keluar Jalan Tol Kota Baru lokasi tepatnya di depan Kantor Polsek Sukarame.

Baca Juga  Evakuasi Pohon Kering di Kedamaian, BPBD Cegah Potensi Pohon Tumbang

\”Pemkot menyediakan 5.000 rapid test kit atas perintah langsung dari Bapak Wali Kota Bandarlampung Herman HN sebagai Kepala Satgas Penanganan Covid-19 dan hasil arahan dari pusat yang kemarin dipimpin oleh Bapak Kemenkopolhukam Mahfud MD,\” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bandarlampung, Ahmad Nurizky, di ruang kerjanya Jumat (23/10).

Tim Satgas menerjunkan 17 personel yang akan berjaga selama 24 jam dalam 2 shift yang terdiri dari 3 personel TNI AD, 3 TNI AL atau marinir, 4 kepolisian, 3 Satpol PP, 2 Dinas Perhubungan, dan 2 personel BPBD.

Kemudian Tim Dinas Kesehatan yang melakukan rapid test terdiri dari 36 orang terbagi dalam 6 shift, dimana setiap 4 jam sekali pergantian petugas.

Baca Juga  1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung

\”Kita laksanakan selama 2 hari untuk persiapan datangnya pengunjung yang memasuki Bandarlampung,\” ujar Ahmad.

Bagi seluruh pengunjung yang akan masuk ke Bandarlampung, baik warga setempat ataupun luar, dilakukan rapid test.

\”Apabila dia warga Bandarlampung yang ketika dirapid test hasilnya reaktif maka langsung kita sampaikan ke Dinas Kesehatan melalui Puskesmas dan Camat atau Lurah yang ada di wilayah tersebut untuk melakukan tracing kepada yang bersangkutan,\” katanya.

Petugas akan mendokumentasikan e-KTP warga tersebut dan disebarkan melalui grup media sosial untuk disampaikan kepada pamong setempat bahwa orang tersebut masih dalam pemantauan.

Baca Juga  Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha

Sementara pengunjung yang dari luar daerah, ketika hasil rapid test reaktif, akan dipaksa putar balik tidak memasuki wilayah Bandarlampung.

\”Kita sampaikan bahwa Bandarlampung sudah masuk zona merah untuk menghindari wabah pandemiknya, jadi berhati-hatilah untuk masuk ke Bandarlampung,\” ujarnya.

Ahmad Nurizky berharap kesadaran masyarakat semakin tinggi dan media berperan serta menyebarluaskan informasi.

\”Dengan kondisi seperti ini, satu sama lain saling menjagalah, menerapkan protokol kesehatan,\” pungkas dia. (Josua)

Berita Terkait

APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI
Eva Dwiana Kukuhkan 38 Anggota Paskibraka Bandar Lampung

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terbaru