Pemkot Catat 14.431 NIB terbit

Agis Dwi Prakoso

Kamis, 11 Juli 2024 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi/gapura)

(Foto: Ilustrasi/gapura)

Pemerintah Kota Bandarlampung melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat sudah puluhan ribu nomor induk berusaha (NIB) diterbitkan terhitung sejak pemberlakuan online single submission (OSS).

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala DPMPTSP Kota Bandar Lampung, Muhtadi A Temenggung, menjelaskan sistem OSS sendiri telah ada sejak tahun 2021, sepanjang tahun itu juga pihaknya telah mencatat ada 41 ribu lebih NIB yang terbit.

Berdasarkan data yang diterima, sepanjang 2024 pihaknya mencatat sudah ada belasan ribu pelaku usaha yang tertib mempunyai ijin berusaha.

Baca Juga  APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Per 1 Januari 2024 sampai dengan awal Juli 2024 ini Nomor Induk berusaha yang sudah tertib ada 14.431 yang telah diterbitkan OSS,” katanya, Kamis (11/7).

Menurutnya, satu NIB yang terdaftar terdiri dari beberapa jenis usaha didalamnya dan bukan hanya sekadar satu saja.

Baca Juga  PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP

“Jadi satu NIB bisa banyak jenis usahanya, jadi jumlah NIB tidak sama dengan jenis kegiatan usaha,” jelas dia.

Dari jumlah NIB tersebut terdapat jenis kegiatan usaha sebanyak 22.409 terdiri dari berbagai tingkat resiko yang ada.

“Terdiri dari resiko rendah sebanyak 17.539 termasuk media dan perdagangan masuk disini. Kemudian menengah rendah 100.681, menengah tinggi 20.449, dan tinggi 740 jenis kegiatan usaha dan PMA nya hanya dua, sebagian besar adalah UMKM yang modalnya dibawah Rp 5 miliar, dan modal tinggi ada 44 usaha,” katanya.

Baca Juga  Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik

Muhtadi menjelaskan bahwa wilayah Sukarame merupakan daerah dengan tingkat pelaku usaha tertinggi.

“Di Kecamatan Sukarame paling banyak kegiatan pelaku usahanya 1.615, kedua Kecamatan Way Halim dengan total usaha 1.607, ketiga Kemiling dengan 1.462 dan Sukabumi 1.357, dan Tanjung Senang 1.325,” ungkapnya. (Agis)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Berita Terbaru