Pemkot Bandarlampung dan LAdA DAMAR Usulkan Perbaikan Data SIMFONI PPA

Redaksi

Kamis, 4 November 2021 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak dan TPPO di Ruang Tapis Berseri Pemkot Bandarlampung, Kamis (4/11). Foto: Netizenku.com

Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak dan TPPO di Ruang Tapis Berseri Pemkot Bandarlampung, Kamis (4/11). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemkot Bandarlampung bersama Lembaga Advokasi Anak (LAdA) DAMAR Lampung dan lembaga pelayanan perlindungan perempuan dan anak lainnya mengusulkan perbaikan data SIMFONI PPA (Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak) kepada Kementerian PPA.

Pada Rabu, 15 September 2021, pemkot bersama lembaga pelayanan PPA membangun sistem dokumentasi dan pencatatan data kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lintas sektor.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Menurut Direktur Eksekutif LAdA DAMAR Lampung, Selly Fitriani, data SIMFONI PPA masih memiliki kelemahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semuanya masih terpusat di Kementerian PPA dan aplikasi SIMFONI PPA belum mendata TPPO (tindak pidana perdagangan orang). Sebaiknya lebih rigid untuk mendata kasus TPPO,” ujar dia.

Hal itu disampaikan usai acara Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak dan TPPO di Ruang Tapis Berseri Pemkot Bandarlampung, Kamis (4/11).

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Kemudian untuk sistem dokumentasi dan pencatatan kasus kekerasan perempuan dan anak yang masih belum terkoordinasi, pemkot dan DAMAR Lampung, memberikan surat kepada lembaga-lembaga pelayanan PPA menjadi operator SIMFONI.

“Sehingga Pemerintah Provinsi Lampung maupun Kabupaten/Kota, punya satu pendataan yang sama,” kata dia.

Penguatan data terpadu ini merupakan upaya membangun sinergi antarlembaga dalam penanganan dan pendampingan khusus kekerasan, baik pada perempuan maupun anak.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Selly berharap, ke depan, sinkronisasi data tersebut menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk membuat kebijakan dan mengalokasikan anggaran bagi program PPA. (Josua)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB