Pemkab Tubaba dan BPN Tetapkan Titik Koordinat Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat

Arie

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tubaba melakukan penentuan titik koordinat lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari percepatan realisasi program prioritas Presiden Republik Indonesia, Rabu (22/7/2026).

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Kegiatan yang berlangsung di kawasan BRD Pulung Kencana, tepatnya di belakang Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tubaba, dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Tubaba, Untung Budiono, S.Sos., M.H., mewakili Bupati Tubaba.

Penentuan titik koordinat tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan Universitas Lampung terkait Pertimbangan Teknis Penerbitan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) terhadap rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tubaba.

Baca Juga  HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan BPN Tubaba, Kepala Dinas Sosial, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta), Camat Tulang Bawang Tengah, perwakilan Tiyuh Panaragan dan Tiyuh Pulung Kencana, serta sejumlah pihak terkait.

Dalam arahannya, Untung Budiono mengatakan penentuan titik koordinat merupakan tahapan penting untuk memastikan status hukum, batas, dan luas lahan milik pemerintah sebelum proses pembangunan dimulai.

Baca Juga  Tubaba Kejar Puskesmas Mandiri, Didorong Tak Lagi Bergantung APBD

“Hari ini kita menyukseskan program Presiden, yaitu Sekolah Rakyat. Di Provinsi Lampung hanya ada empat lokasi, yakni Kabupaten Tubaba, Lampung Selatan, Lampung Timur, dan Pemerintah Provinsi Lampung. Kita menargetkan akhir tahun ini seluruh persiapan lahan sudah selesai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan akses pendidikan bagi masyarakat yang masuk kategori desil 1 dan desil 2, sehingga diharapkan dapat memperluas kesempatan memperoleh pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

Menurut Untung, kepastian batas dan luas lahan menjadi aspek penting agar proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan administrasi pertanahan.

“Tujuan kegiatan hari ini adalah memastikan batas tanah milik pemerintah. Yang paling penting, luas lahan sekitar 94.200 meter persegi atau 9,4 hektare ini tidak boleh berkurang,” tegasnya.

Baca Juga  Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba

Pemkab Tubaba bersama BPN memastikan seluruh proses administrasi pertanahan akan diselesaikan sesuai ketentuan sebagai dasar percepatan pembangunan Sekolah Rakyat.

Untung berharap program tersebut dapat segera terealisasi sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera yang menjadi sasaran utama.

“Program ini diharapkan segera terealisasi sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera yang menjadi sasaran utama,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB