Pemkab Tubaba Beri Tempat Tinggal Layak untuk Mbah Gimo

Redaksi

Senin, 22 Juli 2019 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) cepat tanggap dalam melakukan  penanganan terhadap Mbah Gimo (80) yang hampir 2 tahun memilih hidup tinggal di pinggiran Sungai Way Pidada dan tinggal di gubuk tak layak huni, di Tiyuh Kibang Trijaya Kecamatan Lambu Kibang, kabupaten setempat.

Disdukcapil misalnya, hari ini sudah melakukan pendataan kepemilikan dokumen kependudukan Mbah Gimo (80) untuk segera dibuatkan e-KTP dan Kartu Keluarga, karena diketahui selama ini KTP yang dimiliki Mbah Gimo masih bentuk KTP lama.

\”Alhamdulillah Mbah Gimo sudah kita data dokumen kependudukannya, dan akan segera kita terbitkan semua dokumen kependudukan yang ia butuhkan,\” terang Kadisdukcapil Tubaba, Drs Ahmad Hariyanto, MM kepada Netizenku.com, Senin (22/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hariyanto mengatakan, berbarengan dengan pendataan tersebut, aparatur tiyuh juga sejak kemarin terus berupaya membujuk agar Mbah Gimo mau pindah dari tempat tinggalnya yang sekarang ke tempat yang telah disiapkan oleh Kepalo Tiyuh Kibang Trijaya Kecamatan Lambu Kibang.

Baca Juga  Pemprov Lampung Kucurkan Rp38,5 Miliar Perbaiki Jalan di Tulang Bawang Barat

\”Hari ini juga Mbah Gimo mau pindah ke tempat yang disiapkan, dan barang-barang Mba Gimo juga langsung diangkut. Mbah Gimo sempat viral karena tinggal di tempat yg tidak layak, tapi sesungguhnya keluarga dan pamong tiyuh telah membujuknya untuk tinggal di tempat yang layak namun beliau sifatnya keras, baru kemaren akhirnya dia berhasil dibujuk untuk pindah,\” paparnya.

Sementara, Bupati Tubaba, Umar Ahmad SP usai mengikuti Paripurna di gedung DPRD Tubaba, dimintai tanggapan terkait kehidupan yang dialami Mbah Gimo, mengatakan kehidupan Mbah Gimo merupakan tanggungjawab kita semua untuk memperhatikannya. Namun, lanjut dia, ada yang perlu digarisbawahi terkait kemiskinan itu, kita sering berbicara dengan parameter tersendiri.

Baca Juga  Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha

\”Menurut saya, melihat tampilan Mbah Gimo di Medsos terlihat mbah tersebut orang yang bahagia. Tapi memang menurut kita tempat tinggalnya tidak layak,\” kata Umar.

Umar berjanji dalam waktu dekat akan menjenguk Mbah Gimo dan mencarikan solusi terbaik bagi kehidupan Mbah Gimo kedepannya, \”Kita juga akan daftarkan Mbah Gimo di program Mantra Tubaba yang segera digulirkan, serta memberikan bantuan lain yang dibutuhkan,\” imbuhnya.

Umar menjelaskan, Pemkab Tubaba bukan tidak peduli dengan kondisi masyarakat miskin di Tubaba. Bahkan lebih dari itu, dengan upaya maksimal Pemkab Tubaba melalui berbagai program pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat, bahkan tahun ini mulai menggulirkan program Maju dan Sejahtera (Mantra) untuk membantu masyarakat miskin yang tidak terkaper melalui program pusat yakni PKH, dan Rastra melalui BPNT.

Baca Juga  Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia

\”Melalui Mantra ini kita bantu masyarakat miskin sebanyak 13 ribu KPM dengan alokasi dana sekitar Rp10 Miliar,\” singkatnya.

Diketahui, Mbah Gimo (80) merupakan Warga Tiyuh Kibang Trijaya Kecamatan Lambu Kibang tinggal seorang diri di gubuk berukuran 2 meter persegi yang tidak layak huni, bukan hanya usianya yang tua. Bahkan, hampir semua sisi dinding gubuk terbuat dari kayu dan ranting pohon yang disusun rapat walaupun masih terlihat banyak celah yang berlubang.

Mirisnya lagi, gubuk tidak layak huni tersebut dibuatnya sendiri tanpa bantuan orang lain, lebih malang lagi di bawah tempat Mbah Gimo tidur terdapat kandang kambing peliharaannya.

Lelaki malang itu mengandalkan pemberian tetangga untuk bertahan hidup. Selain itu juga dirinya membuat sangkar ayam berbahan dasar bambu, dan hasil karyanya dijual kepada para tetangga. (Arie)

Berita Terkait

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis
SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api
DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah
Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak
Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut
Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34 WIB

Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:20 WIB

5 Kloter Tiba, 2.212 Haji Asal Lampung Selamat Kembali ke Tanah Air

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:47 WIB

Tulang Bawang Barat

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:38 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 01:01 WIB