oleh

Pasar Pagelaran Dijadikan Replikasi Pasar Aman di Pringsewu

Pringsewu (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui dinas koperindag bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan di Bandarlampung (BBPOM) lakukan monitoring dan evaluasi kegiatan pasar aman di Pasar Pagelaran, Kamis (25/11).

Dalam monitoring tersebut langsung dipimpin asisten II Bidang Ekobang Setdakab Pringsewu, mewakili bupati, Kepala Dinas Koperindag, Bambang Suharmanu, S.Sos Kadis Pertanian, Siti Litawati, SP.l, Kabid Peternakan Kesehatan Hewan, Dr.Budi Pramono, Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Awaludin Nur, dan OPD terkait bersama PMF BBPOM Purwadi, M.Si.

Baca Juga  Pelatih Timnas U-19 Coaching Clinic di Pringsewu

Pada kesempatan tersebut Purwadi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pringsewu bersama BBPOM akan monitoring dengan melakukan uji sampling beberapa item barang di Pasar Pagelaran.

Ia menjelaskan selain melakukan uji makanan tim lakukan pembinaan edukasi terhadap para pedagang dengan tetap disiplin protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19, para pedagang pun tidak diperkenankan melayani menjual makanan menggunakan tangan langsung, tetapi menggunakan alat bantu sarung tangan, atau alat lainnya.

Baca Juga  PWI Pringsewu Bagikan Puluhan Paket Sembako dan Masker

“Setelah kegiatan ini kedepannya tidak hanya Pasar Pagelaran saja yg dijadikan Pasar Replikasi Pasar Aman tetapi seluruh pasar di Kabupaten Pringsewu utamanya Pasar Pemda Pringsewu, selain menjual barang yang bebas dari formalin dan borak, pembeli pun merasa aman untuk membeli barang/makanan di Pasar wilayah Kabupaten Pringsewu,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini juga Bambang Suharmanu mengatakan, setelah melaksanakan monitoring di Pasar Pagelaran Pringsewu untuk Kegiatan Pasar Aman dilaksanakan selama 3 bulan ke depan.

Baca Juga  Pemkab Pringsewu Gelar Rakor Arah Kebijakan Pembangunan Daerah 2022

Ia menambahkan Oktober lalu tim mengadakan peralatan uji sampling, yang secara langsung diberikan kepada koordinator Pasar Pagelaran kemudian pemberitahuan pelaksanaan kegiatan.

“Seterusnya monitoring dan evaluasi yang akan dilaksanakan di akhir November dan awal Desember 2021, oleh BBPOM dan Pemerintah Kabupaten Pringsewu,” ungkapnya. (Rz/leni)