Panwaslu TBU Limpahkan Kasus Handuk Rycko Menoza ke Bawaslu Kota

Redaksi

Jumat, 16 Oktober 2020 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembagian handuk kepada peserta jalan sehat SMPN 16 Bandarlampung di Sarijo, Jumat (9/10). Foto: Ist

Pembagian handuk kepada peserta jalan sehat SMPN 16 Bandarlampung di Sarijo, Jumat (9/10). Foto: Ist

Bandarlampung (Netizenku.com): Mantan Kepala SMPN 16 Bandarlampung, Purwadi, memenuhi panggilan kedua Panwaslu Kecamatan Telukbetung Utara (TBU), Jumat (16/10) pagi.

Ketua Panwaslu Kecamatan TBU, Fatihunnjah, mengatakan keterangan yang disampaikan Purwadi hampir sama dengan dua orang saksi yang telah diperiksa sebelumnya.

\”Hasil keterangan Pak Pur hampir sama dengan dua Dewan Guru SMPN 16 bahwa mereka melakukan kegiatan rutin jalan sehat lalu makan-makan di dekat kediaman Rycko Menoza,\” kata Fatihunnjah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rycko Menoza merupakan Calon Wali Kota Bandarlampung Nomor Urut Satu yang berpasangan dengan Johan Sulaiman sebagai calon wakilnya.

Saat diklarifikasi, kedua saksi dan Purwadi, mengaku tidak mengetahui jika di dalam kemasan handuk berwarna kuning yang dibagikan orang yang tidak dikenal terdapat bahan kampanye seperti brosur dan contoh surat suara.

\”Tidak ada ajakan untuk memilih hanya membagikan saja. Ini masuk temuan, sudah diregistrasi, kita akan melimpahkan siang ini ke Bawaslu Kota Bandarlampung untuk pendalaman selanjutnya,\” ujar dia.

\"Panwaslu

Pada kesempatan yang sama, Purwadi, menjelaskan handuk yang diterima dirinya dan peserta jalan sehat lainnya, sama sekali tidak mengetahui kalau ada bahan kampanye dalam handuk yang dibungkus tersebut.

\”Seperti yang viral itulah, seperti biasa dari sekolah itu senam, setelah senam ada sarapan bersama, jalan di tempat, waktu pulang ada yang \’ngasih handuk, tidak tahu itu siapa, tahu-tahu pas pulang dikasih karena lewat, ya sudah diambil sama teman-teman,\” kata Purwadi yang saat ini mengajar sebagai guru di SMPN 26 Kemiling.

\”Saya tidak tahu barang yang diperbolehkan atau dilarang, karena sosialisasi kita enggak boleh terima, tapi enggak tahu apa. Kita juga lugu-lugu saja, ambil-ambil saja. Yang jelas saya paham ASN harus netral,\” lanjutnya.

Seluruh peserta jalan sehat, yang berjumlah 60 orang merupakan guru SMPN 16 dan 14 orang Guru Program Pengalaman Lapangan (PPL) dari UIN Raden Intan Lampung, mendapatkan handuk.

\”Semua yang hadir dikasih semua,\” pungkas Purwadi. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Jejak Ponsel Antar Polisi Ungkap Persembunyian Terduga Pelaku Pencurian dan Pencabulan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Dengarkan Radio Rapemda, Pengerusi Koperasi Malaysia Jajaki Potensi Mocaf Pringsewuu

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Polisi Tetapkan FD Tersangka Kasus Pelajar di Kos

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Ombudsman Nilai Pelayanan RSUD Pringsewu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Berita Terbaru