Namanya tak Direkomendasikan Kemenag, Abdul Somad Malah Bersyukur

Redaksi

Minggu, 20 Mei 2018 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ustad Abdul Somad (Foto: Netizenku.com)

Ustad Abdul Somad (Foto: Netizenku.com)

Bandarlampung (Netizenku.com): Kementerian Agama (Kemenag) mendadak menjadi perhatian banyak pihak, pasca merilis daftar 200 mubaligh atau ustad yang direkomendasikan sebagai penceramah. Pasalnya, dalam list itu masih banyak menyisakan pertanyaan ketidakpuasan. Misalnya, mengapa nama ustad Abdul Somad tidak dimasukkan dalam daftar tersebut.

Sementara Kemenag RI berdalih menganggap perlu merilis nama-nama ustad yang direkomendasikan, lantaran sampai saat ini masih banyak pihak yang meminta \’petunjuk\’ terkait ustad-ustad mana yang \’clear\’ untuk diundang berceramah. Permintaan tersebut umumnya datang dari mushola atau majelis ta\’lim yang ada di kementerian, lembaga atau instansi pemerintah, hingga Badan Usaha Milik Negara.

“Benar itu, selama ini kami (Kemenag) masih kerap dimintai rekomendasi mubaligh oleh masyarakat. Seiring waktu permintaan itu semakin banyak, makanya kami memandang perlu menjawab pertanyaan masyarakat tersebut dengan merilis daftar nama mubaligh ini,” terang Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, baru-baru ini.

Baca Juga  Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lukman menambahkan, tidak sembarang mubaligh yang bisa masuk dalam daftar tersebut. Setidaknya para ustadnya harus sudah memenuhi tiga kriteria yang ditetapkan, seperti mempunyai kompetensi keilmuan agama yang mumpuni, reputasi yang baik dan berkomitmen kebangsaan yang tinggi. Rilis daftar nama 200 ustad itu, imbuh Lukman, dapat dilihat di situs resmi Kemenag.

Mencermati hal ini, seorang jamaah Abdul Somad melemparkan sebuah pertanyaan. Berdasarkan foto yang diunggah oleh Abdul Somad, Sabtu (19/5), pertanyaan itu disampaikan lewat pesan di aplikasi WhatsApp. Jamaah tersebut bertanya bagaimana tanggapan Abdul Somad setelah mengetahui namanya tidak masuk dalam daftar nama 200 mubaligh yang direkomendasi Kemenag.

Baca Juga  Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun

Diluar dugaan pertanyaan tadi malah ditanggapi enteng oleh Ustad Abdul Somad. Dirinya memberi jawaban dengan kesan setengah kelakar. Dia bilang, agaknya Kemenag sudah tahu kalau jadwal ceramah Abdul Somad sudah padat, bahkan penuh hingga 2020 mendatang. Lantaran tak ingin mengecewakan rakyat, maka Kemenag tidak memasukkan namanya ke dalam list ustad yang direkomendasikan.

Baca Juga  Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina

\”Kemenag tidak ingin mengecewakan masyarakat, karena (jadwal) saya penuh sampai April 2020,\” timpal Abdul Somad singkat, seperti termuat pada instagram.com/ustadzabdulsomad

Bila ditelusuri lebih lanjut, ternyata tidak hanya Abdul Somad saja sebagai ustad kondang yang tidak tertera dalam daftar rilis tadi. Karena masih terdapat ustad-ustad ternama lainnya yang juga tidak dimasukkan dalam list. Beberapa di antaranya seperti Adi Hidayat dan ustad Arifin Ilham.

Sementara ada cukup banyak pula ustad terkemuka yang dimasukkan dalam rilis Kemenag, seperti KH Abdullah Gymnastiar atau AA Gym, Alwi Shihab, Ustadz Yusuf Mansyur, Mama Dedeh, Emha Ainun Najib, Quraish Shihab, Mahfud MD, dan Said Agil Siraj. (dbs)

Berita Terkait

Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi
Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Andhika Wibawa Dukung Standar Akademik untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Andika Wibawa Dukung Larangan Vape di Sekolah, Waspadai Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Mikdar Ilyas Sebut Harga Singkong Rp3.150 per Kg Hasil Perjuangan Pansus

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Berita Terbaru