Mustafa: Saya Jalani Cobaan Ini

Redaksi

Jumat, 16 Februari 2018 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua hari sebelum penangkapan, tepatnya pada Rabu (14/2), Mustafa masih mengikuti Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA yang digelar Bawaslu Lampung di Lapangan Saburai. (Foto: Yundi/Nk)

Dua hari sebelum penangkapan, tepatnya pada Rabu (14/2), Mustafa masih mengikuti Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA yang digelar Bawaslu Lampung di Lapangan Saburai. (Foto: Yundi/Nk)

Bandarlampung (Netizenku): Perkara hukum merundung cagub Mustafa yang diusung Partai Nasdem dan PKS pada Pemilukada Lampung. Kendati telah mengenakan rompi orange, sebagai warna khas identitas tahanan KPK, namun Mustafa tetap menunjukkan sikap tenang.

\”Ini cobaan,\” ungkapnya kepada wartawan yang dikutip banyak media, Jumat (16/2) dinihari. \”Saya yakin di balik semua ini pasti ada hikmahnya,\” sambung Mustafa yang mengenakan kopiah usai keluar dari ruang pemeriksaan komisi anti rasuah.

Sebelumnya Mustafa ditangkap pada Kamis sore dan tiba di gedung KPK pada malam harinya. Setelah diperiksa intensif selama 4 jam, cagub pengusung tagline \’Kece\’ pada Pilgub itu, tampak menuju mobil tahanan sekira pukul 03.41 WIB. Dirinya ditangkap KPK melalui rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung Rabu hingga Kamis (14-15/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ditanya langkah apa yang akan diambil pihaknya atas penangkapan ini, Mustafa mengaku akan menjalaninya sesuai ketentuan. \”Saya akan jalani semua ini sesuai prosedur,\” ujarnya. Bahkan dirinya mengatakan tetap mendukung langkah KPK.

Pada bagian berikutnya, sesaat sebelum menaiki mobil KPK, cagub Mustafa menyampaikan pesan kepada masyarakat dan pihak-pihak yang mendukungnya pada Pilgub Juni mendatang. Ia meminta agar semua tetap bersabar dan menahan diri. \”Tetap sabar dan terima semua ini sebagai cobaan. Saya akan menjalaninya sesuai prosedur,\” pesannya singkat.

Diketahui, meski saat ini yang bersangkutan masih dikenakan status saksi, namun terbetik kabar KPK telah menaikkan status kasusnya menjadi penyidikan. (dbs/Nk)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB