Mulyawati: Target Sertifikasi Halal Gratis Sebanyak-banyaknya

Redaksi

Selasa, 4 April 2023 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) 2023 besutan Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) telah berjalan di Provinsi Lampung sedari (2/1).

Sekretaris Satgas Halal Lampung, Mulyawati, mengatakan pada program Sehati 2023 Provinsi Lampung tidak memiliki target yang ditentukan langsung oleh pusat.

Akan tetapi, Kemenag RI hanya menargetkan sebanyak 1 juta UMKM di Indonesia yang mesti dilabeli halal melalui program itu.

Baca Juga  Partai Koalisi Serahkan Berkas Cawabup Way Kanan ke Bupati

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehingga program Sehati 2023 pun saat ini tidak memiliki jangka waktu yang ditentukan sampai tercapainya target 1 juta pelaku usaha di Indonesia yang mengantongi label halal.

“Target pusat 1 juta sertifikat halal. Jadi kita sebanyak-banyaknya melabeli halal,” ujarnya kepada wartawan Netizenku.Com, Selasa (4/4).

Diterangkannya, pada 17 Oktober 2024 semua pelaku usaha haruslah sudah mengantongi sertifikat halal. Jika ada pelaku usaha yang tidak melabeli halal produknya maka, kata dia, izin usahanya terancam dicabut.

Baca Juga  Puluhan Tahun Rusak, Pembangunan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Kini Pangkas Waktu Tempuh Jadi 5 Menit

Mulyawati pun melalui tim pendamping halal kerap melakukan jemput bola ke pasar tradisional  maupun ke lokasi UMKM secara langsung.

Sampai hari ini saja sudah tercatat 10477 pelaku usaha yang mendaftarkan produknya melalui program Sehati 2023, terbanyak berasal dari Kabupaten Lampung Timur sebesar 1422.

“Jemput bola dilakukan. Kalau yang paling diprioritaskan itu pelaku usaha makanan dan minuman,” lanjutnya.

Baca Juga  Bupati Lampung Selatan Dukung Pergantian Kepala BGN, Siap Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Ia pun berharap seluruh pelaku usaha segera mendaftarkan produknya. “Apalagi melalui program ini sertifikasi halal produk tidak dipungut biaya. Kalau tahun kemarin kita banyak yang sudah mendaftarkan produknya, kita saja melampaui target,” tutupnya. (Luki)

Berita Terkait

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa
Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026
Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global
Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0
Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam
DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027
Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB