MUI dan PWNU Lampung Sepakat Puisi \’Ibu Indonesia\’ Tidak Bernilai Edukasi

Redaksi

Selasa, 3 April 2018 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung, menyayangkan puisi berjudul \’Ibu Indonesia\’ karya Sukmawati Soekarno Putri yang dibacakan pada acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018, pada Kamis (29/3) lalu.

Menurut Ketua MUI Provinsi Lampung, Khairuddin Tahmid, seharusnya seorang tokoh dalam mengeluarkan opini, pandangan bahkan puisi sekalipun harus memperhatikan efek yang ditimbulkan.

\"\"

\”Banyak fenomena saat ini yang menimbulkan efek problem di masyarakat. Seharusnya ibu Sukma bisa lebih memperhatikan itu, jangan sampai urusan insaniah menabrak urusan Ilahiah,\” jelasnya saat dihubungi Netizenku.com, Selasa (3/4).

Baca Juga  Dukung Tubaba Cerdas, Disperpusip Gelar Layanan Keliling ke Sekolah dan Pesantren

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menuturkan, perbandingan yang disebutkan dalam puisi tersebut sangat tidak sesuai. \”Puisi itu perkara seni, konde itu soal budaya, dan itu masuk dalam urusan insani, sedangkan azan, cadar dan syariat, itu urusan agama, jangan dicampur aduk, sehingga menimbulkan problematika seperti saat ini,\” paparnya.

Senada, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung, Moh Mukri mengatakan, puisi \’Ibu Indonesia\’ yang dibacakan oleh Sukmawati sama sekali tidak memiliki nilai edukasi.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Identifikasi Kebutuhan SMP Karya Bhakti untuk Perbaikan Fasilitas Belajar
\"\"

\”Apa yang disampaikannya lewat puisi tersebut, tidak mencerminkan Kebhinekaan Indonesia. Kita semua paham Indonesia ini memiliki semangat saling menghargai yang tinggi, namun dengan adanya puisi tersebut, malah menyulut perpecahan bukannya persatuan. Seharusnya Sukmawati belajar dari pendahulunya yang sangat menghargai perbedaan di Indonesia,\” ucap Mukri.

Persoalan Sukmawati yang tidak mengerti syariat Islam lanjut Mukri, itu persoalan pribadinya. \”Seharusnya jika tidak mengerti maka jangan bicara, bukan malah membanding-bandingkan. Ini sangat mengganggu persatuan dan kesatuan yang terus kita bina,\” kata dia.

Baca Juga  Pilkati Serentak Tubaba 2026, Para Bakal Calon Jalani Verifikasi Administrasi

Mukri juga menghimbau kepada masyarakat dan warga Nahdliyin Lampung khususnya, untuk tidak terpancing. \”Tetap sejuk dan damai, kita warga NU sangat mencintai kedamaian, jangan sampai terpancing emosinya, sehingga nanti malah dimanfaatkan oleh kepentingan suatu pihak,\” himbaunya. (Aby)

Berita Terkait

Dukung Tubaba Cerdas, Disperpusip Gelar Layanan Keliling ke Sekolah dan Pesantren
Sekda Tubaba Tekankan Optimalisasi dan Digitalisasi Retribusi untuk Perkuat PAD 2027
Tubaba Memikat Desainer Dunia Naoto Fukasawa “Tubaba Bak Syurga”
Pemkab Tubaba Identifikasi Kebutuhan SMP Karya Bhakti untuk Perbaikan Fasilitas Belajar
Pilkati Serentak Tubaba 2026, Para Bakal Calon Jalani Verifikasi Administrasi
Enam Pelajar Tubaba Berangkat ke Sekolah Rakyat, Pemkab dan BAZNAS Siapkan Dukungan Pendidikan
Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Egi Saksikan Ngaben Massal Balinuraga, 270 Sawa Diikuti Ribuan Pengunjung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Puluhan Ribu Warga Padati Ngaben Massal Balinuraga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:30 WIB

Pemkab Lampung Selatan Mulai Rekonstruksi 20 Ruas Jalan Senilai Rp100 Miliar

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:40 WIB

PWI Lampung Selatan Apresiasi Podcast KPU sebagai Media Edukasi Demokrasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:58 WIB

Bupati Egi dan Kajati Lampung Tinjau Program MBG di Natar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:27 WIB

TP PKK Lampung Selatan Raih Penghargaan Nasional Imunisasi Zero Dose pada HKG PKK 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:13 WIB

Lampung Selatan Pertahankan Status UHC Prioritas, Kepesertaan JKN Capai 99,91 Persen

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:15 WIB

Komisi Gabungan DPRD Lampung Selatan Sidak PT Oasis Wood Industry, Soroti Limbah, BPJS Ketenagakerjaan, dan CSR

Berita Terbaru

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meninjau lokasi perbaikan jalan. (foto: ist)

Bandarlampung

Jalan Rusak Kedamaian Mulai Dibenahi

Sabtu, 8 Agu 2026 - 14:28 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana .(foto: ist)

Bandarlampung

Eva Ingatkan OPD Tak Lambat Tanggapi Keluhan Warga

Sabtu, 8 Agu 2026 - 14:11 WIB

Lampung Selatan

Puluhan Ribu Warga Padati Ngaben Massal Balinuraga

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:23 WIB