‘Maja’ Manis dari Braja Harjosari Desa Penyangga TNWK

Redaksi

Kamis, 30 Desember 2021 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buah bernung atau bernuk dikeruk daging buahnya untuk diolah menjadi Sari Buah Bernung Way Kambas, Rabu (29/12). Foto: Netizenku.com

Buah bernung atau bernuk dikeruk daging buahnya untuk diolah menjadi Sari Buah Bernung Way Kambas, Rabu (29/12). Foto: Netizenku.com

Satu buah bernung bisa menghasilkan setengah liter sari buah murni tanpa dicampur air yang bisa bertahan hingga seminggu, jika disimpan dalam lemari pendingin bisa bertahan hingga sebulan.

Mantan pemburu liar di kawasan TNWK ini mengatakan seluruh proses pengolahan Sari Buah Bernung Way Kambas, zero waste. Dari daging buah, kulit, dan ampas fermentasi dapat dimanfaatkan.

Baca Juga  Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat

Kulit buah bernung yang keras bisa dijadikan suvenir berupa gantungan kunci, topeng, tudung lampu hias. Sementara ampas perasan daging buah yang telah difermentasi dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

'Maja' Manis dari Braja Harjosari Desa Penyangga TNWK
Alat pemeras daging buah bernung yang telah difermentasi hasil modifikasi warga Desa Braja Harjosari, Braja Selebah, Lampung Timur, Rabu (29/12). Foto: Netizenku.com

Suhadak mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah atau pihak lainnya untuk membantu legalitas Sari Buah Bernung Way Kambas dari Desa Braja Harjosari.

Baca Juga  Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

“Kalau slogannya kehutanan “Hutan Lestari Masyarakat Sejahtera” kita balik, masyarakat sejahtera dahulu, baru hutan lestari,” tutup dia.

Kepala Desa Braja Harjosari, Suryanto, mengatakan dirinya terinspirasi memanfaatkan sari buah bernung dari sebuah artikel yang dia baca.

Dalam artikel itu disebutkan buah bernung bisa menyembuhkan berbagai penyakit di antaranya sakit jantung, diabetes, dan asam lambung.

Baca Juga  Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi

Berita Terkait

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi
Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat
Perkuat SDM Pengawas, Bawaslu Lampung Fokus Tekan Politik Uang dan Netralitas ASN
Irham Jafar: Kita Patut Bersyukur Punya Pancasila Sebagai Perekat
Ferliska Berikan Hewan Qurban untuk Desa Raman Fajar
Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur
Anggota DPR RI Irham Jafar Tinjau UPPO di Bandar Agung

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:28 WIB

DPRD Lampung, Jangan Klaim Wisata Besar Jika Tak Berdampak ke PAD

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:24 WIB

Komisi V DPRD Lampung Dukung Pergub Perlindungan Guru

Senin, 12 Januari 2026 - 20:04 WIB

Mirzani Tekankan Bank Lampung Harus Berdampak bagi Ekonomi Daerah

Senin, 12 Januari 2026 - 16:57 WIB

Warga Way Dadi Desak Penyelesaian Lahan dalam RDP DPRD Lampung

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:52 WIB

KETUM JPPN MENGHIMBAU PEMERINTAH UNTUK MEMBELI HASIL PANEN JAGUNG PETANI SESUAI HPP

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:42 WIB

Wagub Jihan Apresiasi Penggalangan Bumbung Kemanusiaan Pramuka Lampung

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:42 WIB

Komisi V DPRD Lampung Dukung Inisiatif Perda Anti LGBT

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:59 WIB

Gubernur Lampung Tutup AI Ideathon 2025, Lahirkan Inovasi untuk Desa

Berita Terbaru

Lampung

Komisi V DPRD Lampung Dukung Pergub Perlindungan Guru

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:24 WIB