LazisMu dan MDMC Muhammadiyah Lampung Ringankan Duka Korban Banjir Suoh

iwan

Selasa, 7 Oktober 2025 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perjalanan delapan jam dari Bandar Lampung menuju pelosok Dusun Gunung Sari, Pekon Banding Agung, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat, bukan hal mudah. Jalannya berkelok tajam, sinyal telepon kerap hilang, dan di beberapa titik hanya dapat dilalui kendaraan khusus.

Lampung Barat (Netizenku.com): Namun, semangat tim Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) serta Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung tak surut. Mereka datang bukan untuk berwisata, melainkan membawa misi kemanusiaan, mengantar harapan bagi warga yang tengah bangkit dari puing-puing bencana.

Beberapa minggu sebelumnya, banjir bandang melanda wilayah tersebut. Empat rumah warga hilang diseret arus, puluhan lainnya rusak berat. Suara tangis dan gemuruh air meninggalkan trauma mendalam, terutama bagi anak-anak. Namun di tengah keterbatasan, warga tetap bertahan dengan segala yang tersisa.

Baca Juga  Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan tim kemanusiaan disambut hangat oleh Kepala Dusun Muhammad Khalwani, Pratin Banding Agung Tunggono, Sekretaris Desa Ilkhan Lutfi, dan warga setempat yang antusias.

Bantuan yang disalurkan berasal dari PT Pupuk Iskandar Muda melalui LAZISMU dan MDMC. Tidak hanya berupa sembako dan pakaian, tetapi juga bahan bangunan untuk memperbaiki jembatan desa yang putus, perlengkapan ibadah untuk mushola, serta paket khusus bagi balita dan lansia. Tim juga membawa RendangMu, makanan siap saji dalam kemasan kaleng yang tahan lama dan praktis untuk situasi darurat.

“Bantuan ini bukan sekadar barang, tapi penyemangat kami untuk bangkit kembali,” ujar Pratin Tunggono dengan mata berkaca-kaca.

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Darmi, seorang ibu yang rumahnya terendam hingga atap, masih mengingat malam bencana itu. “Air datang cepat sekali. Sungai kecil itu nggak sanggup menampung air dari atas. Kami lari sambil bawa anak-anak, nggak sempat selamatkan barang,” ujarnya pelan.

Penyaluran bantuan dipantau langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lampung Barat, Martin, untuk memastikan seluruh bantuan tersalurkan kepada yang berhak.

Ketua LAZISMU Lampung, Apriza Bagus, mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara lembaga dan masyarakat. Menurutnya, bukan hanya bantuan fisik yang dibawa, tetapi juga pesan kepedulian, kehadiran, dan semangat untuk tidak menyerah.

“Di tengah keterbatasan, kita tetap bisa saling menguatkan. Itulah nilai kemanusiaan,” kata Apriza.

Baca Juga  Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi

Sementara itu, Tri Priyo Saputro dari MDMC Wilayah Lampung menekankan pentingnya edukasi kebencanaan. Ia mengingatkan bahwa Dusun Gunung Sari yang berada di lembah dan diapit bukit sangat rentan saat curah hujan tinggi. Ia mendorong pemerintah membangun jalur evakuasi, pencahayaan jalan tenaga surya, dan pelatihan mitigasi bagi warga.

Kisah ini bukan sekadar tentang bantuan yang datang, tetapi tentang manusia yang saling peduli, tentang harapan yang tetap hidup, dan tentang kebersamaan yang tak pernah padam meski di tengah bencana.

Gunung Sari masih memulihkan diri. Namun hari itu, di bawah langit mendung dan tanah yang belum kering, senyum kembali merekah. Karena mereka tahu, mereka tidak sendiri. (*)

Berita Terkait

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB