Lamteng Darurat Miras, Satu bulan Polres Amankan 2.930 Miras dan 1.470 liter Tuak

Redaksi

Sabtu, 21 April 2018 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah (Netizenku.com): Peredaran minuman keras di Bumi Beguwai Jejamo Wawai ternyata cukup tunggi.

Ini terbukti dari hasil razia Polsek jajaran dan juga Polres Lamteng, selama satu bulan terakhir berhasil mengamankan sebanyak 2.930 botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan merek dan 1.470 liter tuak.

Polres Lampung Tengah, Jumat (20/4) memusnahkan ribuan minuman keras dari berbagai merek. Kegiatan pemusnahan dihadiri oleh Plt Bupati Loekman Djoyosoemarto dan unsur Forkopimda setempat.

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil razia polsek jajaran dan juga Polres Lamteng dalam satu bulan terakhir. Razia juga sebagai antisipasi jatuhanya korban jiwa akibat minuman haram tersebut.

\”Barang bukti (miras) merupakan produk pabrikan dan tidak ada yang oplosan. Namum begitu kita tetap optimalkan razia miras karena merupakan instrukai langsung dari Kapolri hingga Kapolda (Lampung),\” terang¬†Kapolres Lamteng, AKBP Slamet Wahyudi.

Baca Juga  Mengaku Bisa Jadikan Korban Dosen Unila, Pria Paruh Baya Dicokok Polisi

AKBP Slamet Wahyudi menjelaskan, untuk Lamteng tingkat konsumsi Miras cukup tinggi dan diperlukan langkah antispasi. \”Untuk itu kita juga berharap aturan yang ada (Perda) untuk miras ini supaya dapat lebih tegas lagi,\” ujarnya.

Sementara Plt Bupati Loekman Djoyosoemarto menjelaskan, terkait sanksi yang ada dalam Peraturan Daerah (Perda) sudah jelas jika melampaui jumlah alkohol yang dibolehkan bisa dikenakan sanksi hukum.

Baca Juga  Jokowi: Gadai Sertifikat ke Bank tak Masalah Asal Jelas Hitungannya

\”Yang jual juga tidak boleh sembarangan, harus terdata dan jelas jelas. Sementara kandungan alkohol juga yang dibolehkan 5 sampai 7 persen, di atas itu maka ada sanksi hukumnya,\” terang Loekman Djoyosoemarto.

Untuk itu, Loekman menegaskan, terkait Miras yang diperlukan adalah pengawasan terhadap penjualnya bukan konsumennya. Ia menyatakan, diperlukan kesadaran semua pihak dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dan juga aman bebas alkohol. (Sansurya)

Berita Terkait

Aktivis Perempuan Aisyiyah Diskusi Kekeresan di Ruang Publik
Lamteng Sukses Panen Bawang Merah dengan Teknologi Digital Farming
Deni Afrian Nakhodai BPSK Kabupaten Lampung Tengah Periode 2022-2027
Satres Narkoba Polres Lamteng Gagalkan Pengiriman Sabu Asal Sumut
Musa Ahmad Hadiri HUT Bank Lampung ke-57
Mbak Nunik Pimpin Apel Siaga Pencanangan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku
Ikhwan Fadil Serap Aspirasi Warga Sendang Agung
Jauharoh Ingatkan Masyarakat tak Abai Prokes

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 10:01 WIB

Satres Narkoba Polres Pesawaran Tangkap Dua Pengedar Sabu

Selasa, 21 Mei 2024 - 09:45 WIB

Dendi Minta TPID Waspadai Kenaikan Harga Daging Jelang Idul Adha

Minggu, 19 Mei 2024 - 11:04 WIB

Aparat Gabungan Bongkar Paksa Bangunan Liar Tempat Sabung Ayam

Jumat, 17 Mei 2024 - 18:42 WIB

Cabuli Anak Dibawah Umur, Kakek 65 Tahun Digelandang ke Polres Pesawaran

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:35 WIB

Tunjang Ketahanan dan Swasembada Pangan, Dendi Tanam Kedelai

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:25 WIB

Dendi Tekankan Penyelenggara Pemilu Jaga Netralitas

Rabu, 15 Mei 2024 - 18:04 WIB

Ketua TP PKK Pesawaran Hadiri Acara Puncak HUT ke-44 Dekranas

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:19 WIB

BPK RI Beri Opini WTP Laporan Keuangan Pesawaran Tahun 2023

Berita Terbaru

Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah, SP saat memberikan sambutan dan arahan kepada jajaran pengurus PWI Tubaba. (Arie/NK)

Tulang Bawang Barat

HPN Tingkat Daerah, PWI Lampung Kunker ke PWI Tubaba

Jumat, 24 Mei 2024 - 20:20 WIB

Aparat Kepolisian dan masyarakat memantau letusan Keramikan Suoh dan jauh, Jumat (25/5/2024). (Iwan/NK)

Lampung Barat

Warga Lambar Tertimpa Musibah, Pejabatnya Pesta di Bandarlampung

Jumat, 24 Mei 2024 - 12:26 WIB