Lampung Siap Sambut Wisatawan Liburan Akhir Tahun, Bobby Bocorkan Strateginya

Ilwadi Perkasa

Sabtu, 21 Desember 2024 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Bobby Irawan. F: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Bobby Irawan. F: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung Bobby Irawan menyatakan akan mengupayakan lama menginap wisatawam di hotel 2 sampai 3 hari.

Hal itu disampaikannya saat menjadi teman diskusi bersama media ini di kantornya, Jumat (20/12/2024) sore.

“Terima kasih atas kajiannya, dan saya sepakat untuk mengupayakan tingkat lama menginap wisatawan di hotel berbintang bisa naik 2 sampai 3 hari,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan tingkat lama menginap wisatawan tersebut difokuskan pada moment hari libur nasional, terutama pada moment perayaan pergantian tahun.

Bobby mengatakan, pihaknya sudah mulai menyusun strategi untuk membuat wisatawan lebih lama berlibur di Lampung, terutama saat acara Tahun Baru yang biasanya ramai wisatawan yang datang.

“Kita sudah kirimkan surat imbauan ke manajemen hotel, stakeholders dan organisasi usaha untuk ikut mendorong peningkatan jumlah wisatawan dan lama menginap tamu hotel,” ungkapnya.

Mantan Penjabat Bupati Lampung Tengah ini menjelaskan surat imbauan tersebut ditandatangani oleh Pj Gubernur Samsudin 29 November 2024 lalu.

Dalam surat imbauan itu Pemprov juga meminta seluruh pusat bisnis terkait kepariwisaan, seperti hotel, restortan, rumah makan, taman rekreasi dan pusat perbelanjaan menyelenggarakan event-event selama liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

“Bebas saja, silakan tentukan acaranya. Tentunya yang menarik, berkesan dan yang paling terpenting tertib dan aman. Ayo kita semua berupaya membuat tamu wisatawan betah lebih lama dan kembali datang ke sini,” katanya.

Baca Juga  Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Jalan, Target Tuntas Sebelum Lebaran

Berkolaborasi dengan Komunitas

Saat ini Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung juga sedang menggiatkan sejumlah kegiatan akhir tahun bersama komunitas dan stakeholders terkait dengan beragam acara.

Acaranya antara lain: Lampung Night Fair oleh Sekelik Makko Tanding (lampunggeh, Siger Foodist, Potret Lampung) di Lapangan Saburai Enggal pada 28 November-31 Desember 2024. Acara ini terbuka untuk umum, diikuti 100 UMKM dan Wahana Permainan Anak-anak.

Ada pula gelaran acara Lampung Night Run pada
29 Desember 2024 dan Singphoria LPG Vol 2 pada 28 Desember yang menampilkan Masdho, Guyon Waton Hadad Alwi, NDX Aka dan open area kuliner dan UMKM, di depan Hall A, B, C PKOR Way Halim.

Bakal ada pula ‘kehebohan’ di Bakauheni Harbour City pada 30-31 Desember dengan gelaran Festival Budaya Tupping Kalianda, BHC Sound Project, Pesta Pergantian Tahun 31 Des 2024 yang diawali Festival Kuliner yang tengah dilakukan pada 13 Desember 2024 sampai 13 Des 2025.

Kemarin, juga telah digelar konser Jrock, Rocket Rockers dan HIV di Lapangan Saburai. Acara gelaran musik serupa juga dilakukan pada 30 Desember 2024 menampilkan Konser Juicy Lucy dan Sindikat Sisa Semalam.

Diprediksi, tingkat penghunian kamar hotel berbintang di Provinsi Lampung akan melonjak pada Desember 2024. Puluhan ribu tamu hotel asal Sumsel akan membanjiri provinsi ini, terutama di Bandarlampung. Sayangnya, potensi itu belum dioptimalisasi oleh dinas terkait sehingga lama tamu menginap masih terbilang rendah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat penghunian kamar hotel berbintang di Provinsi Lampung selalu meningkat pada setiap akhir tahun.

Baca Juga  Pemprov Lampung Salurkan Ratusan Paket Sembako di Bulan Ramadan

Pada Desember 2022, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Lampung tercatat 58,74 persen, naik 1,76 poin dibanding TPK hotel pada November 2022 yang tercatat sebesar 56,98 persen.

Bila dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2021, TPK hotel berbintang turun sebesar 2,40 poin.

Jumlah tamu selama Desember 2022 yang menginap di hotel berbintang mencapai 79.407 orang, terdiri dari 143 tamu asing dan 79.264 tamu domestik. Kondisi ini mengalami kenaikan sebanyak 9.988 orang (14,39 persen) dibandingkan November 2022 yang tercatat 69.419 orang.

Sedangkan TPK hotel berbintang pada Desember 2023 tercatat 64,71 persen, naik 9,75 poin dibanding TPK hotel pada November 2023 yang tercatat sebesar 54,96 persen.

Bila dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2022, TPK hotel berbintang naik sebesar 5,97 poin.

Jumlah tamu selama Desember 2023 yang menginap di hotel berbintang mencapai 84.827 orang, terdiri dari 293 tamu asing dan 84.534 tamu domestik. Kondisi ini mengalami kenaikan sebanyak 17.714 orang (26,39 persen) dibandingkan November 2023 yang tercatat 67.113 orang.

Lama Tamu Menginap Masih Rendah

Masalahnya, trend kenaikan TPK pada setiap akhir tahun tersebut belum termanfaatkan dengan baik oleh Dinas Pariwisata Provinsi Lampung dan stakehorders di sektor ini.

Padahal, banjir tamu (wisatawan) yang datang ke Lampung untuk merayakan pergantian tahun dapat menjadi momentum peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga  Pemprov Lampung Mulai Susun RKPD 2027

Perayaan pergantian akhir belum disertai kegiatan atau langkah aksi yang membuat wisatawan betah sehingga lebih lama menginap.

BPS Provinsi Lampung melaporkan, rata-rata lama menginap tamu (RLMT) di hotel berbintang di pada Desember 2022 tercatat 1,74 hari, naik 0,16 hari dibanding RLMT hotel berbintang pada November 2022 yang tercatat sebesar 1,58 hari.

Sementara rata-rata lama menginap tamu (RLMT) di hotel berbintang di pada Desember 2023 tercatat 1,28 hari, turun 0,04 hari dibanding RLMT hotel berbintang pada November 2023 yang tercatat sebesar 1,32 hari.

Berdasarkan data itu, dapat dianalisa bahwa kedatangan tamu hanya untuk menginap semalam, lalu pergi (checkout) esoknya.

Menurunnya RLMT pada Desember 2023 sebesar 0,04 memberi tanda, bahwa provinsi ini kurang menarik untuk disinggahi lama-lama.

Berdasarkan pengamatan media ini, banjir tamu pada akhir tahun didominasi oleh wisatawan domestik asal Sumatera Selatan. Wisatawan itu datang menginap semalam, lalu bertamasya (berendam) di lokasi wisata laut, setelah itu balik ke hotel, lalu pulang.

Seharusnya, potensi besar ini menjadi ajang peningkatan ekonomi daerah di sektor pariwisata dan UMKM dengan cara membuat beragam acara yang menarik wisatawan menginap lebih lama dan menghabiskan rupiahnya.

(iwa)

 

Berita Terkait

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026
IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata
Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas
BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung
BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK
Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran
Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah
Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:21 WIB

Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda Perkuat Akses Desa Sukaraja

Senin, 30 Maret 2026 - 20:06 WIB

Bupati Pesawaran Sampaikan LKPJ 2025

Senin, 30 Maret 2026 - 18:43 WIB

Halal Bihalal Pemkab Pesawaran, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:22 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Destinasi Wisata Lokal Saat Libur Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:18 WIB

Takbir Keliling Dilarang di Jalan Protokol, Pemkab Pesawaran Imbau Warga

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:07 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Pospam Mudik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB